Sabtu, 11 April 2026

Jurnalis Terbunuh

Deni Pekerja Bangunan yang Jago Rencanakan Pembunuhan Wartawati

Deni adalah otak perampokan yang berujung tewasnya Beti. Bukan hanya itu, Deni lah yang berperan menggorok leher Beti.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Suprapto
Warta Kota/budi sam law malau
Foto Nur Baety (44) jurnalis tewas membusuk di Bojonggede, semasa hidup. foto dari Kasat Reskrim Polresta Depok 

WARTA KOTA, DEPOK— Otak perampok yang membunuh wartawan freelance Nur Baety Rofiq (44) alias Beti di rumahnya di Bojonggede, yakni Deni (25),  dibekuk aparat Polresta Depok, Senin (20/7/2015) sore di Bandung, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Teguh Nugroho, di Mapolresta Depok, Senin (20/7/2015), mengatakan, "DPO atas nama Deni, pelaku perampokan wartawati di Bojonggede hingga tewas,  kita amankan Senin sore tadi." 

Menurut Teguh, Deni dibekuk  di Kota Bandung dan dalam perjalanan ke Mapolresta Depok. Dengan begitu  4 perampok yang membunuh Beti semuanya sudah  dibekuk.

Sebelumnya polisi   membekuk tiga pelaku yakni Hafit Ubadilah (22), Syarifudin (20) dan Pujono (20). Terakhir Deni, otak perampokan yang buron dibekuk di Bandung.

"Pelaku  bekerja sebagai kuli bangunan di samping rumah korban," kata Teguh. Dari sanalah, katanya, Deni mengetahui bahwa rumah korban kerap kosong dan hanya ditinggali seorang diri oleh Beti. Sehingga  Deni, merencanakan perampokan di rumah Beti dengan mengajak tiga rekannya.

Deni adalah otak perampokan yang berujung tewasnya Beti. "Bukan hanya itu, Deni lah yang berperan menggorok leher Beti hingga tewas," kata Teguh.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved