Selasa, 21 April 2026

Arus Mudik 2015

Dirjen Transportasi Darat Sebut Infrastruktur Tol Cipali Sangat Bagus

Kecelakaan di tol yang baru diresmikan tahun ini oleh pemerintah tahun ini, bukanlah karena infrastrukturnya yang kurang baik.

Panji Baskhara Ramadhan
Direktur Keselamatan Transportasi Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Gede Pasek Swartika. 

WARTA KOTA, KELAPA GADING - Beberapa kasus kecelakaan sempat mewarnai Tol Cikopo - Palimanan (Cipali), Cirebon, Jawa Barat.

Namun, kecelakaan di tol yang baru diresmikan tahun ini oleh pemerintah tahun ini, bukanlah karena infrastrukturnya yang kurang baik.

"Dari hasil analisis sementara, mayoritas kecelakaan yang terjadi itu kan tunggal. Sebenarnya bukan karena atau melibatkan kondisi infrastruktur. Infrastrukturnya bagus kok," ucap Direktur Keselamatan Transportasi Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Gede Pasek Swartika di Halaman Gedung Bulog Divisi Regional I, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (14/07).

Dirinya yang baru usai mengirimkan 2900 motor pemudik ke 8 kota besar di Jawa Tengah itu juga mengaku, kecelakaan terjadi lantaran 'Human Error'.

"Itu artinya bukan berkaitan dengan infrastruktur. Melainkan 75 persen akibat mengantuk, 14 persen lengan, 5 persen karena ketidaksiapan kendaraan. Sehingga kalau dijumlah, kurang lebih 90 persen sisanya Infrastruktur kalau tol Cipali butuh perlu tambahan rambu," ujarnya.

Ia melanjutkan, "Perlengkapan jalan itu betul hasil lab uji fungsi juga Kemenhub memberikan rekomendasi marka dan run down street untuk memberikan kewaspadaan kepada pengguna jalan. Sebagaimana pak Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Risyapudin menyampaikan untuk tetap berhati-hati dijalan dan tetap patuhi rambu lalin, termasuk batas maksimum kecepatan," paparnya.

Ia kembali mengakui, tingginya korban kecelakaan lalu lintas membuat kemenhub, Polisi, dan Kemen PU selaku pembuat infrastruktur melakukan evaluasi.

"Hasil yang didapatkan itu ya mayoritas kecelakaan yang terjadi tunggal. Secara keseluruhan Tol Cipali siap dioperasikan kok. Saya menghimbau bagi pengemudi truk kalau melintas di tol Cipali untuk tidak melaju sampai lebih dari batas kecepatan yang telah ditentukan. Maksimum 100 Km per jam. Malahan Karkolantas meminta setiap pengemudi untuk melaju minimal 70 sampai 80 km per jam," paparnya kembali.

Ia menghimbau agar pengemudi tetap mengendalikan kecepatan lajunya ketika melintas di tol manapun.

"Karena banyak pengemudi yang tidak sadar akan kecepatan laju kendaraan. Emang dasar saking enak atau nyamannya kontur jalan, para pengemudi ini justru melaju sampai 120 Km per jam. Mana kita tau resiko maut yang datang nantinya," tutupnya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Sumber: WartaKota
Tags
Tol Cipali
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved