Rio Reifan Berharap Masuk Panti Rehabilitasi

Saya maunya menjalani rehabilitasi saja. Saya ingin sembuh, ucap Rio

Rio Reifan Berharap Masuk Panti Rehabilitasi
Tribun Jakarta/Jeprima
Rio Reifan saat di PN Jakarta Selatan.

WARTA KOTA, PASAR MINGGU - Seharusnya, pemain sinetron Rio Reifan (30) mendengarkan pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan atas dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (6/7).

Namun, agenda pembacaan tuntutan ditunda karena JPU belum siap membacakannya. 

Majelis hakim kemudian menunda sidang pembacaan tuntutan untuk pesinetron Tukang Bubur Naik Haji tersebut hingga Senin (13/7).

Ditanya penundaan sidang itu, Rio jelas kecewa. Tidak banyak suara yang dikatakan cowok brewok kelahiran Jakarta, 25 Februari 1985, itu setelah sidang. 

“Saya hanya bisa pasrah sekarang,” kata Rio sambil berjalan cepat menuju sel tahanan di bagian belakang PN.

Jika boleh memilih, Rio ingin hukumannya nanti berupa menjalani proses rehabilitasi di panti rehabilitasi ketergantungan narkotika daripada harus kembali masuk sel lembaga permasyarakatan (LP) atau rumah tahanan (rutan). 

“Saya maunya menjalani rehabilitasi saja. Saya ingin sembuh,” ucap Rio yang ditangkap polisi di kawasan Kalibata pada 8 Januari 2015. Rio mengaku, mulai dekat dengan narkotika setelah ‘kehilangan’ orangtuanya.

Sebelumnya, seorang perempuan cantik yang mengaku bernama Diah Ayu terlihat mendatangi PN yang berada di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Dari halaman depan PN, Diah bergegas menuju ruang tahanan yang berada di bagian belakang gedung.

Tujuan Diah adalah menemui Rio yang menjadi pesakitan setelah diduga memiliki narkotika jenis sabu seberat 2,23 gram yang tersimpan di dua kantong plastik terpisah itu. 

Halaman
12
Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved