Mudik Lebaran

Arus Mudik Dipantau Lewat Posko Monitoring Angkutan Lebaran Kemenhub

Puluhan layar monitor di ruang aula di Gedung Cipta Lantai 7 Kantor Kementerian Perhubungan mulai menunjukkan puluhan tempat yang dilewati pemudik

Arus Mudik Dipantau Lewat Posko Monitoring Angkutan Lebaran Kemenhub
Agustin Setyo Wardani
Suasana posko monitoring angkutan mudik lebaran terpadu 2015 di gedung Cipta lantai 7 Kementerian Perhubungan, Gambir, Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Puluhan layar monitor di sebuah ruang aula di Gedung Cipta Lantai 7 Kantor Kementerian Perhubungan mulai menunjukkan puluhan tempat yang akan dilewati pemudik lebaran 2015.

Bandara, ruas jalan raya, gerbang tol, titik kemacetan, pelabuhan, dan terminal, yang sekiranya akan menunjukkan kepadatan mudik 2015, semuanya dipantau di ruang tersebut.

Adapun ruangan tersebut adalah posko (pusat koordinasi) monitoring angkutan lebaran terpadu 2015.

Tempat dimana pemerintah melakukan pemantauan mudik adalah posko pemantauan angkutan lebaran terpadu 2015 ini bukan hanya Kemenhub yang memantau jalannya arus mudik, namun juga bekerja sama dengan berbagai instansi.

Misalnya saja Orari (Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia), Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat, Ditjen Perhubungan Laut, Ditjen Perhubungan Udara, Ditjen Perkeretaapian, PT ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) Indonesia Ferry, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan SAR Nasional (Basarnas), PT Kereta Api Indonesia (KAI), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga kepolisian RI.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata menyebutkan secara keseluruhan, posko monotoring ini meliputi semua sektor perhubungan, yakni perhubungan darat, laut, udara, dan perkeretaapian.

Ia menjelaskan, misalnya untuk perhubungan darat, posko memantau sebanyak 12 provinsi di Indonesia meliputi Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan yang memiliki aktivitas jalan di luar daripada aktivitas biasanya.

Artinya, ada penambahan aktivitas dibandingkan biasanya.

Sedangkan untuk kereta api, posko melakukan pemantauan di sembilan daerah operasi (daops) yang dilewati oleh kereta. Di antaranya adalah daops 1 Jatinegara, daops 2 Bandung, daops 3 Cirebon, daops 4 Semarang Poncol, daops 5 Purwokerto, daops 6 Yogyakarta, daops 7 Madiun, daops 8 Sidotopo, dan daops 9 Jember.

Halaman
123
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved