Jakarta Fair Kemayoran

Diwacanakan Jakarta Fair Akan Diselenggarakan Hingga Lebaran

Memang banyak warga yang mudik, tapi warga yang menetap di Jakarta masih banyak

Diwacanakan Jakarta Fair Akan Diselenggarakan Hingga Lebaran
Tribunnews.com
ILUSTRASI - Sejumlah warga memadati pembukaan Event tahunan Jakarta Fair Kemayoran 2015, Jakarta, Jumat (29/5/2015). Jakarta Fair Kemayoran 2015 yang berlangsung selama dari tanggal 29 Mei hingga 5 Juli 2015 mengangkat tema Semangat Jakarta Fair Kemayoran, Semangat Indonesia . 

WARTA KOTA, JAKARTA - Penyelenggaraan Jakarta Fair 2015 selama 38 hari berlangsung diklaim sukses. Pihak pengelola Jakarta Fair, PT Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, mengatakan, tak menutup kemungkinan penyelenggaraan Jakarta Fair pada 2016 akan lebih lama.

Hal itu diungkapkan Marketing Director PT JIExpo Kemayoran Ralph Scheunemann, dalam konferensi pers, Minggu (5/7/2015) malam.

"Ada pemikiran, kami akan lakukan sampai Lebaran. Memang banyak warga yang mudik, tapi warga yang menetap di Jakarta masih banyak," kata Ralph. 

Ia memprediksi, pengunjung tetap akan membeludak jika penyelenggaraan Jakarta Fair diperpanjang hingga hari raya Idul Fitri. Meski demikian, ia tak menampik banyak tenaga kerja, seperti petugas kebersihan serta penjaga stand yang akan mudik ke kampung halaman masing-masing. Namun, lanjut dia, hal itu dapat diatur waktunya. 

Evaluasi Jakarta Fair 2015

Pelaksanaan Jakarta Fair yang berlangsung mulai 29 Juni hingga 5 Juli ini dikatakan berlangsung baik. Untuk kali pertama, pelaksanaan Jakarta Fair terbebas dari guyuran hujan. Biasanya, kata dia, hingga hari kedelapan pelaksanaan, acara selalu diguyur hujan.

Hal itu berpengaruh terhadap jumlah pengunjung yang datang. Pada hari pertama bulan Ramadhan, lanjut dia, pengunjung Jakarta Fair tahun ini mengalami penurunan sekitar 15 persen dari tahun sebelumnya. 

Meski pengunjung menurun, secara keseluruhan jumlah pengunjung Jakarta Fair tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Yakni sekitar 5,1 juta pengunjung dari 4,9 juta pengunjung. Nilai transaksi selama 38 hari mencapai Rp 5,5 triliun dengan kontribusi paling besar dari bisnis otomotif.

"Tahun ini dari sisi akses juga lebih mudah dari tahun sebelumnya, karena kami didukung Pemprov DKI dengan adanya akses transjakarta. Dari sisi keamanan juga tidak terjadi hal-hal seperti tahun lalu yang banyak copet, sekarang sudah tidak ada copet lagi," kata Ralph.

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved