Breaking News:

JHT Tidak Cair, Peserta BPJS Bogor Ngamuk

Mereka memprotes tindakan BPJS yang tidak bisa mencairkan JHT meskipun para pekerja tersebut sudah mengikuti selama 5 tahun 1 bulan.

Warta Kota/Soewidia Henaldi
Peserta BPJS Bogor mengamuk karena JHT tidak cair, Rabu (1/7). 

WARTA KOTA, BOGOR - Ratusan pekerja peserta Jaminan Hari Tua (JHT) mengamuk di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Bogor di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (1/7).

Mereka memprotes tindakan BPJS yang tidak bisa mencairkan JHT meskipun para pekerja tersebut sudah mengikuti selama 5 tahun 1 bulan.

"Aturannya kan 5 tahun 1 bulan baru bisa dicairkan uang JHT kita. Tapi, kenyataannya pas kesini, enggak bisa dicairkan dengan alasan aturannya berubah," ujar Cecep Saefullah (28) salah satu peserta JHT BPJS Ketenagakerjaan saat ditemui Kantor BJPS.

Cecep mengatakan, berdasarkan penjelasan petugas BPJS, JHT dirinya baru bisa dicairkan 5 tahun lagi, atau setelah 10 tahun menjadi peserta BPJS.

"Ini kan mengada-ngada. Saya sudah ikut lima tahun, pas mau pencarian ternyata aturannya dirubah jadi 10 tahun. Justru saya ambil uang jaminan saya karena saya butuh buat lebaran," kata pria yang saat ini menganggur ini.

Uang JHT dirinya hanya Rp 5 juta lebih dan akan diambil untuk keperluan lebaran dan sekolah anak-anaknya. Cecep mengaku sangat bingung jika JHT dirinya benar-benar tidak bisa dicairkan.

"Uang itu satu-satunya harapan. Saya udah enggak kerja sejak April kemarin," kata pria warga Kedung Halang, Bogor Utara ini.

Hal serupa juga dialami Titin (26) peserta BJPS lainnya. Dia datang ke kantor BJPS setelah sebelumnya diminta datang tanggal 1 Juli untuk proses pencairan.

"Tapi ternyata kita datang kesini sekarang cuma untuk diberi tahu kalau uang kita enggak bisa dicairin," katanya.

Bentuk kekecewaan terhadap BPJS kemudian ditunjukkan ratusan warga dengan memaksa masuk ke kantor BPJS yang dijaga seorang petugas satpam.

Di dalam kantor BPJS mereka menuntut pimpinan BPJS Bogor untuk keluar dan menjelaskan soal dana JHT yang tidak bisa cair.

"Ayo masuk, masuk ini kantor kita, dibangun sama duit kita," teriak seorang warga dengan wajah kesal.

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved