Jumat, 10 April 2026

Makanan Santapan Berbuka Puasa Mengandung Zat Berbahaya

Para pedagang yang berjajar menjajakan dagangannya pun hampir semua diperiksa.

Andika Panduwinata
Pemkot Jakarta Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Raya Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Selasa (30/6/2015) 

WARTA KOTA, KEBON JERUK - Pemkot Jakarta Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Raya Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Selasa (30/6) menjelang berbuka puasa.

Mereka melakukan pemeriksaan makanan santapan berbuka puasa atau takjil yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Para pedagang yang berjajar menjajakan dagangannya pun hampir semua diperiksa.

Tujuan sidak ini agar pedagang takjil tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya seperti boraks, formalin, dan pewarna tekstil di makanannya tersebut.

Dalam sidak ini, petugas menemukan tiga jenia makanan yang mengandung zat berbahaya. "Dari 30 sampel yang diteliti ada 3 makanan yang mengandung boraks dan formalin," ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Pemkot Jakarta Barat, Bambang Djoko Susiko pada Selasa (30/6).

Ketiga jenis makanan tersebut di antaranya mie kuning asinan, dan candil pacar cina.

Makanan - makanan itu memang menjadi favorit masyarakat untuk berbuka puasa.

"Untuk sangsi belum kami berikan kepada para pedagang, karena ini sosialisasi, masih pertama dilakukan sidak," ucapnya.

Namun jika para pedagang masih saja nakal menjual makanan tersebut, pihaknya akan menindak tegas.

"Jika besok masih ada lagi, ya tinggal panggil saja pejualnya," katanya.

Untuk sidak pertama para pedagang akan dilakukan pendataan dan diberikan peringatan.

"Saya melihat ada ketidak tahuan dari pedagang soal ada kandungan zat berbahaya di makanan yang dijualnya itu," ungkap Bambang.

Rizki (29) satu dari pedagang pun kebingungan lantaran takjil yang dijualnya mengandung zat berbahaya.

"Saya beli bahan - bahannya langsung ke pasar, enggak tahu sama sekali kalau ada zat berbahaya," pungkas Rizki. (Andika Panduwinata)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved