Pembeli Batu Bacan Rp. 200 juta Pakai Cek Kosong Ditangkap Polisi

Saya awalnya iseng - iseng liat toko online mas. Terus karena saya lihat batu akik bacan itu, ya sudah saya beli,

Pembeli Batu Bacan Rp. 200 juta Pakai Cek Kosong Ditangkap Polisi
Warta Kota/Andika Panduwinata

WARTA KOTA, KALIDERES - Hendrik (33) dan Asep (33) ditangkap oleh kepolisian dari Polsek Kalideres, Jakarta Barat pada Minggu (28/6/2015). Keduanya ditangkap lantaran membeli batu akik jenis bacan palamea seharga Rp. 200 juta namun menggunakan cek kosong.

"Saya awalnya iseng - iseng liat toko online mas. Terus karena saya lihat batu akik bacan itu, ya sudah saya beli," ujar Hendrik saat ditemui awak media termasuk Warta Kota di Polsek Kalideres pada Senin (29/6/2015).

Ia mengaku akan menjual batu tersebut kepada orang lain. Namun saat ditawarkan kepada konsumennya, namun kualitas batu bacan tersebut kurang baik.

"Tadinya saya mau tawarin ke orang batu itu, ada orang yang mau beli dengan harga tinggi," ucapnya.

Batu bacan yang dibelinya dengan cek kosong hanya terjual 1,3 kg saja. Bongkahan batu 1,3 kg itu dijualnya dengan harga Rp. 25 juta di Bandung.

"Pelaku membeli batu bacan ini seberat 8,6 kg di Kampung Lele, Kalideres, Jakarta Barat. Pelaku kami amankan karena membeli batu tersebut dengan cek yang tak ada danya. Pemilik batu melaporkan kepada pihak kami," kata Kapolsek Kalideres, Kompol Dermawan Karosekali.

Hendrik mengatakan melakukan hal ini lantarab dirinya sudah tak memiliki pekerjaan. Sebelumnya pelaku berprofesi sebagai kontraktor, namun saat ini dirinya sedang menganggur.

"Uangnya buat kebutuhan hidup mas," tutur Hendrik yang memiliki tahi lalat di pipi ini. (Andika Panduwinata)

Editor: Adi Kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved