Jumat, 10 April 2026

Transjakarta Kerjasama dengan Go-Jek Jadikan Feeder

Go-Jek mulai diterima di hati masyarakat, sehingga kerjasama yang dilakukan dengan Transjakarta akan semakin bermanfaat untuk masyarakat.

Penulis: Mohamad Yusuf |
The Jakarta Post/Jerry Adiguna
Warga mencoba fitur terbaru aplikasi GO-JEK di kawasan Tulodong, Jakarta, Selasa (20/1/2015). Sebagai perusahaan startup baru yang menyediakan layanan inovatif memadukan aplikasi selular dan sistem kemitraan dengan penyedia layanan ojek 

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- PT Transjakarta melangsungkan kerjasamanya dengan Go-Jek. Kerjasama tersebut, dalam bentuk integrasi aplikasi yang digunakan Go-Jek.

Dengan kerjasama tersebut, maka akan lebih memudahkan, para penumpang bus Transjakarta.

"Kita minta begitu supaya jadi salah satu feeder kita ingin yang naik Go-Jek bisa baca. Kita ingin bisa  kelihatan busway sampai jam berapa, jadi kita bisa hitung semacam (aplikasi) Waze," kata Ahok, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2015).

Dengan aplikasi Go-Jek tersebut, maka penumpang bisa mendapatkan arahan jika ingin menempuh ke suatu tujuan.

Perhitungan waktunya, pun bisa diperkirakan.

"Saya mau kalau ke Jakarta misal ke Ancol jadi dengan sistem yang baru bisa kasih tahu posisi jalan kaki, naik bus, naik Transjakarta, nyeberang jalan, naik ojek dan lain-lain. Jadi bisa ngitung waktu buat kita. Karena itu, harus ada kombinasi bus, ojek, taksi, kereta sampai ke jalan kaki," katanya.

Nantinya, juga akan diintegrasikan dengan Smart City, yang dioperasikan oleh anak-anak muda, pemenang Cities Summit.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved