Breaking News:

Baru Ketahuan, Desain Payung Selama Ini Salah

Ternyata desain payung kita kenal selama ini salah. Tak percaya?

WARTA KOTA, JAKARTA -- Ternyata desain payung kita kenal selama ini salah. Tak percaya?

Selama ini saat menggunakan payung ketika hujan agak kesulitan untuk dilipat saat kita sudah di ambang pintu.

Begitu pulan setelah dibawa ke dalam dan dilipat, kemudian disandarkan di dinding, tetesan airnya merembes ke bawah membasahi lantai.

Belum lagi saat kita hendak masuk ke dalam mobil dengan membawa payung, ribet bukan?

Payung juga sering terlipat ke atas, bentuknya jadi seperti antena parabola, dan susah bagi kita untuk mengembalikannya ke bentuk semula.

Sebuah startup nampaknya bisa melihat masalah-masalah di atas, lalu berusaha merevolusi desain payung yang telah puluhan tahun kita pakai.


Jenan Kazim

Adalah Jenan Kazim, seorang insinyur aeronautika yang selama 10 tahun, menghabiskan waktunya untuk mencari desain payung yang sempurna, tanpa mengubah estetika.

"Saya sedang duduk di dalam rumah ibu mertua saya, saat ia masuk ke dalam dan melipat payungnya, ia mengeluh soal tetesan air dari payungnya yang selalu membasahi lantai," ujar Kazim seperti dikutip Nextren dari video yang diunggah di situs YouTube.

"Saat itu saya menyadari bahwa ada yang salah dalam desain fundamental payung yang kita pakai selama ini," imbuhnya.

Halaman
12
Editor: Lucky Oktaviano
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved