Jumat, 1 Mei 2026

Kriminolog Duga Pembantai Remaja Berbehel Terkait Orang Dekat

Pembunuhan remaja berbehel, beberapa waktu lalu, diduga terkait dengan orang dekat dan motifnya dendam, pelaku masih belum tertangkap.

Tayang:
Theo Yonathan Simon Laturiuw
Anjing pelacak kriminal umum, Brando, melacak jejak lelaki berbehel korban pembunuhan di Manggarai, Sabtu (6/6/2015). 

berkawat gigi, Ahmad Sugarna (15) yang ditemukan tewas terbunuh di pinggir rel di Jalan Manggarai Selatan 3, RT 4/10, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu (6/6/2015) siang, kemungkinan besar dibunuh kenalan dekatnya yang punya dendam.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Eko Haryanto, mengungkapkan hal itu kepada Wartakotalive.com, Senin (22/6/2015) malam. 

Menurut Eko, gambaran pelaku pembunuhan sudah bisa diketahui sejak jenazah korban ditemukan terbunuh. 

"Apabila pelakunya orang dekat, korban pembunuhan biasanya akan mengalami luka amat parah," ucap Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Eko Haryanto ketika dihubungi Warta Kota, Senin (22/6/2015). 

Hal itu terjadi lantaran biasanya ada dendam, iri, atau kemarahan yang dilampiaskan oleh orang dekat tersebut. Makanya pembunuhan oleh orang dekat cenderung menyisakan luka parah bagi korbannya. 

"Karena ada pelampiasan tadi saat membunuh," kata Eko.

Berbeda dengan pembunuhan yang didasari kasus perampokan. Biasanya korban cenderung tak terluka parah.

Makanya, dalam kasus pembunuhan Sugarna yang berprofesi sebagai sopir tembak Mikrolet M-01, Eko lebih yakin pembunuhnya adalah orang dekat dan punya masalah dengan Sugarna sebab jenazah Sugarna ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Leher tergorok, dan beberapa jari nyaris putus. Makanya Eko menduga pelaku pembunuhan punya dendam kesumat dengan Sugarna. 

Sementara itu, di kasus ini, Polisi memang makin yakin motif pembunuhan Sugarna adalah asmara.  "Korban ini tak punya uang banyak, ponsel tidak punya, lalu mobil Mikrolet M-01 yang ia pakai di hari naasnya dan sempat hilang itu sudah kami temukan. Makanya kemungkinan besar motifnya asmara," ucap Kanit Reskrim Polsek Tebet, Ajun Komisaris Mudiran, ketika dihubungi Warta Kota, Minggu (21/6/2015) siang. 

Kakek korban, Sadeli (64), juga mengakui soal motif asmara itu sebab, dari beberapa rekan permainan cucunya, Ia mendapat informasi bahwa Sugarna pernah punya hubungan percintaan dengan seorang wanita pengamen jalanan. 

Rupanya, wanita itu sudah punya pacar, seorang pengamen jalanan juga yang usianya diatas Sugarna.  Kemudian, di hari Eko diduga tewas, yakni Jumat (5/6/2015) ada seorang pria bertopi datang bersama dengan rekannya yang memakai masker ke warnet tempat Sugarna biasa main.

Warnet itu berada di dekat rumah Sugarna dan Terminal Senen.  Pria bertopi itu datang pukul 22.00. Dia masuk ke warnet dan menghampiri seorang anak bernama Faisal. Lalu bertanya 'mana orangnya'. Faisal bilang tidak tahu, lalu kedua orang itu pergi. 

Kedatangan pria bertopi ini, kata Sadeli, hanya selang dua jam sesudah cucunya pergi menarik Mikrolet. Sugarna diketahui pergi dari Terminal Senen dengan membawa mikrolet untuk mencari penumpang pada pukul 20.00. 

Setelah peristiwa kedatangan pria aneh bertopi yang diduga Sadeli adalah pacar dari perempuan yang pernah punya hubungan cinta dengan Sugarna ini, barulah esok harinya, Sabtu (6/6/2015) jenazah Sugarna ditemukan tewas mengenaskan di pinggir rel.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved