PPDB DKI Jakarta

Disdik DKI Jakarta Membela Diri

Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengaku sudah melakukan sosialisasi PPDB hingga tingkat terbawah, yakni sekolah.

Disdik DKI Jakarta Membela Diri
Warta Kota/Alex Suban
ILUSTRASI - Tim Verifikator memeriksa berkas calon siswa baru dalam program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 115, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2013). 

WARTA KOTA, PALMERAH— Mendapatkan keluhan orangtua lulusan PKBM Paket B, yang tidak mengetahui jadwal prapendaftaran, Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengaku sudah melakukan sosialisasi hingga tingkat terbawah, yakni sekolah.

Kepala UPT Pusat Data dan Sistem Informasi Pendidikan Disdik DKI Jakarta Kadarwati Mardiutama menyebutkan sudah pernah ada dua keluhan dari orangtua lulusan paket B yang tidak mengetahui jadwal prapendaftaran.

"Kami sudah pernah menerima keluhan seperti ini (dari orangtua lulusan Paket B. Mereka mengatakan tidak mendapatkan informasi dari PKBM tentang prapendaftaran. Padahal, kami sudah melakukan sosialisasi hingga tingkat sekolah," kata Kadarwati kepada Wartakotalive.com, Selasa (23/6/2015) siang.

Ia melanjutkan, sosialisasi diberikan mulai dari tingkat kepala seksi kecamatan yang membawahi sekolah, pengawas, kepala sekolah, sudin pendidikan, bidang persekolahan, dan juga bidang pendidikan informal. Dalam hal ini, termasuk di dalamnya PKBM atau paket kesetaraan.

Kadarwati mengatakan, orangtua yang sempat protes kepadanya mengaku di spanduk PPDB yang di pasang di sekolah tidak dijelaskan bahwa lulusan paket kesetaraan harus mengikuti prapendaftaran.

"Kami (panitia PPDB Disdik DKI Jakarta) sampai dimaki-maki, katanya membedakan lulusan PKBM. Saya sudah minta maaf jika memang di spanduk tidak ada informasi itu. Tetapi, kami sampaikan di spanduk untuk melihat info keseluruhan melalui laman Disdik," katanya.

Kadarwati mengatakan, tidak mungkin seluruh informasi dipampang pada spanduk karenanya dilampirkan laman internet yang bisa memberikan informasi lebih jelas. Harapannya, orangtua bisa mendapatkan informasi detail mengenai jadwal dan setiap persyaratan di sana.

Tentang orangtua yang sudah terlambat mengikuti prapendaftaran, Kadarwati mengaku Disdik tidak bisa memberikan bantuan apapun.

"Karena sudah terlambat melakukan prapendaftaran, kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa," ujarnya.

Ia juga mengatakan, sebenarnya informasi di laman internet sudah disampaikan jauh-jauh hari agar orangtua bisa mempersiapkan diri menghadapi PPDB. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved