Rombongan untuk Bangunkan Sahur Jadi Korban Pemalakan

Segerombolan pemuda itu memalak Suhendra untuk membeli minuman keras.

Rombongan untuk Bangunkan Sahur Jadi Korban Pemalakan
Agustin Setyo Wardani
Ilustrasi. Sejumlah jemaah memenuhi area salat di lantai 2 Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, TAMBORA -- Tradisi di bulan puasa, para muda mudi sibuk membangunkan warga untuk sahur. Mereka dilengkapi alat drum band atau pun perlengkapan lainnya guna membangunkan warga yang sedang lelap tertidur.

Rombongan pemuda ini di antaranya terdiri dari Romi, Sahlani, Achyadi, Rudi, dan Arijanto berkeliling di kawasan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Senin (22/6/2015) dini hari. Mereka berniat demi membangunkan warga untuk bersantap sahur dan membawa peralatan lengkap.

Namun, niat baik tersebut diciderai oleh aksi busuk mereka. Segerombolan pemuda itu memalak Suhendra untuk membeli minuman keras.

Aksi pemalakan ini berlangsung di Jembatan Item Gang 5, RT 06 / RW 07, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Tersangka Romi mengancam korban dengan menodongkan pisau ke lehernya.

Dompet, handphone, dan uang sebesar Rp. 315.000 milik korban raib digondol pelaku. Korban pun segera melaporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib.

Polisi berhasil menangkap rombongan pemuda tersebut pada Minggu (21/6/2015) di daerah Tambora. Ketika diciduk aparat, para pelaku sedang asyik menenggak minuman keras.

"Mereka kami tangkap saat sedang bermabuk - mabukan. Dari tangan mereka juga petugas mengamankan enam alat drum band yang digunakan untuk membangunkan sahur," ujar Wirdhanto, saat dimintai konfirmasi.

Wirdhanto juga menegaskan aksi para segerombolan pemuda ini mengganggu ketertiban umum. Ia menuturkan sesuai intruksi Kapolres Jakarta Barat, Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho yang menyarankan agar kegiatan membangunkan sahur cukup melalui masjid.

"Kalau membangunkan sahur tanpa pengawalan petugas dari Binmas berpotensi mengganggu ketertiban umum, maka dari itu kami melakukan pengamanan," ucapnya. (Andika Panduwinata)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved