Janin Bayi Dibuang di Puskesmas, Polisi Cek Daftar Pasien Bersalin

Polisi hanya melihat register pasien. Jadi dilihat pasien yang mendaftar.

Janin Bayi Dibuang di Puskesmas, Polisi Cek Daftar Pasien Bersalin
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Lima hari usai penemuan janin bayi berusia tujuh bulan di Puskesmas Pasar Minggu, polisi kini memeriksa daftar pasien bersalin di sana.

Kepala Puskesmas Pasar Minggu, Susilowati, mengatakan, satu hari usai penemuan bayi, polisi meminta daftar pasien bersalin di Puskesmas tersebut.

"Bukan diminta sih. Polisi hanya melihat register pasien. Jadi dilihat pasien yang mendaftar," kata Susilowati ketika dihubungi Warta Kota, Senin (22/6/2015) siang.

Susilowati tak tahu polisi melihat register pendaftaran pasien untuk hari apa. Sebab, ucap dia, ada banyak data register yang dilihat polisi.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu, Inspektur Satu Triyogo Handoyo, mengakui hal tersebut.

"Iya benar kami memang melihat data register pasien di Puskesmas tersebut," kata Triyogoo ketika dihubungi Warta Kota, Senin (22/6/2015).

Namun, Triyogo Handoyo tak mau bicara lebih banyak terkait kasus ini. "Masih dalam proses penyelidikan soalnya," kata Triyogo.

Sebelumnya, sesosok janin bayi berusia 7 bulan ditemukan di tempat sampah yang berada di dalam toilet Puskesmas Pasar Minggu pada Rabu (17/6/2015) pagi, pukul 06.30.

Pantauan Warta Kota, toilet itu berada dekat dengan ruang bersalin dan ruang pendaftaran yang sempit.

Setiap siang hari, Ibu-ibu ramai di tempat itu. Lalu lalang keluar masuk menuju ruang pendaftaran tersebut.

Namun saat sore hari, atau selepas pukul 15.00, kondisi ruangan di dekat toilet itu akan mulai sepi.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved