Rabu, 8 April 2026

PKL Monas Kalap, Wartawan Dihadiahi Ketupat Bengkulu

Satu dari wartawan yang meliput di lokasi pun dihadiahi ketupat bengkulu oleh PKL yang kalap.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi. Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di Monas, berunjuk rasa di depan Balai Kota, Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Monas ngamuk pada Sabtu (20/6/2015).

Aksi ricuh tersebut berlangsung di pintu Monas kawasan timur. Satu dari wartawan yang meliput di lokasi pun dihadiahi ketupat bengkulu oleh PKL ini.

Muhamad Ridwan, yang merupakan kontributor dari Jak Tv sempat diamuk oleh pedang kaki lima tersebut.

"Saat terjadi ricuh, saya mencoba mengambil kamera milik saya. Dan terjadi perebutan dengan PKL yang mencoba merampas kamera. Tak puas, PKL itu memukul saya," ujar Muhamad Ridwan kepada Warta Kota, Sabtu (20/6/2015) malam.

Pria yang akrab disapa Toge ini menuturkan oknum PKL tersebut melakukan provokasi. Mereka saling memprovokasi sesama pedagang untuk melancarkan serangan kepada para pewarta.

"Wartawan yang lain sedang meliput juga diserang oleh mereka (PKL)," ucapnya.

Seperti diberitakan Warta Kota sebelumnya para PKL ini mengamuk menyerbu petugas Satpol PP yang sedang berjaga di Monas. Personel Satpol PP berhasil dipukul mundur oleh ratusan pedagang tersebut.

Setelah itu, mereka bergerak ke arah Lenggang Jakarta di lapangan Eks-irti Monas. Para PKL mengobrak - abrik kursi dan meja serta melakukan serangan terhadap awak media. (Andika Panduwinata)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved