Situasi di Bukit Duri Kondusif Setelah Pengusiran Jamaah Ahmadiyah
Kompol I Ketut Sudarma mengklaim bahwa situasi di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/6) siang sudah kondusif.
WARTA KOTA, TEBET - Kepala Kepolisian Sektor Tebet, Kompol I Ketut Sudarma mengklaim bahwa situasi di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/6) siang sudah kondusif.
Hal ini setelah adanya pengusiran jemaah Ahmadiyah oleh warga sekitar saat melakukan shalat Jumat.
Dimana, sebelum shalat Jumat, salah satu rumah warga Jamaah Ahamdiya di Jalan Bukit Duri Tanjakan Batu nomor 13 RT 02 RW 08, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan dikepung massa.
Di rumah tersebut terdapat sejumlah orang yang diduga jemaah Ahmadiyah yang hendak melakukan shalat Jumat.
"Tidak ada kericuhan atau keributan. Situasi saat ini sudah normal," kata Sudarma di lokasi
Padahal, sempat terjadi kericuhan saat pengusiran anggota jemaah Ahmadiyah itu.
Untungnya pihak kepolisian sektor Tebet dan TNI segera melerai keributan itu. Sehingga, ibadah shalat Jumat yang dilakukan jamaah Ahmadiyah bisa dilaksanakan.
"Selepas ibadah solat Jumat, sejumlah warga Bukit Duri sempat berkumpul di Jalan Tanjakan Batu, RT 02/RW 08, Bukit Duri. Hal itu karena warga merasa tidak nyaman dengan keberadaan jemaah Ahmadiyah," tuturnya.
Sebab, jemaah Ahmadiyah menggelar ibadah shalat Jumat di rumah nomor 13 tersebut.
Padahal, tak jauh dari rumah tersebut sudah ada masjid yang memang selalu dipakai oleh umat Islam untuk beribadah.
"Jadi warga cuma minta kalau mau beribadah ya bersama-sama di masjid itu, jangan ibadah sendiri di dalam rumah," kata dia.
Dia menyatakan warga saat ini perlahan sudah membubarkan diri.
Namun sejumlah orang masih berada di lokasi untuk melihat-lihat situasi di rumah tersebut.
"Polisi juga masih di lokasi untuk menjamin keamanan agar semua tetap kondusif," ujar dia.
Ketut menyatakan tidak ada pihak yang diperiksa atau dibawa ke kantor polisi dalam kasus ini.
Hal tersebut karena memang tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan masyarakat maupun jemaah Ahmadiyah.
"Masyarakat cuma minta ibadah sama-sama, itu saja," kata dia.(bin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150612warga-bukit-duri-usir-jemaah-ahmadiyah_20150612_135921.jpg)