Sabtu, 25 April 2026

Jokowi Mantu

Pengayuh Becak Meninggal, Presiden Jokowi Turut Berduka

Keluarga Presiden Joko Widodo menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya seorang tukang becak bernama Sutarmin (55).

Kompas.com/Sabrina Asril
Presiden Joko Widodo dan keluarga dalam proses bleketepe, Rabu (10/6/2015). 

WARTA KOTA, SOLO - Keluarga Presiden Joko Widodo menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya seorang pengayuh becak bernama Sutarmin (55).

Sutarmin adalah salah satu pengayuh becak yang turut mengantarkan para tamu undangan pernikahan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dengan Selvi Ananda, pada Kamis (11/6/2015) kemarin.

Sutarmin meninggal dunia setelah mengantarkan para tamu undangan.

"Atas nama keluarga, saya mengucapkan dukacita mendalam. Kami mendengar ada tukang becak yang meninggal setelah mengantarkan tamu," ujar sekretaris pribadi Jokowi, Anggit Nugroho, Jumat (12/6/2015).

Anggit mengungkapkan, keluarga Jokowi telah memberikan santunan bagi keluarga Sutarmin.

Namun, ia tidak bersedia menyebutkan jumlahnya. Meski tidak dapat menggantikan nyawa Sutarmin, Anggit berharap santunan itu bisa membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Kemarin, Sutarmin tiba-tiba jatuh dan terjerembap ke selokan di Lapangan Banyuanyar, Solo. Kepalanya terbentur aspal dan ia tidak sadarkan diri.

Rekan-rekan sesama pengayuh becak membawa Sutarmin ke RSUD Muwardi. Namun, nyawanya tak dapat diselamatkan.

Koordinator Tukang Becak Solo, Sardi, mengatakan, pihak rumah sakit belum memberitahukan penyebab kematian Sutarmin. Namun, di kalangan tukang becak, Sutarmin diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. (Fabian Januarius Kuwado)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved