Pos Pantau Kedung Waringin Sediakan Tukang Pijat Gratis

Polisi menyiapkan pos pantau Kedung Waringin sebelum memasuki wilayah Karawang lalu masuk Cikampek.

Theo Yonathan Simon Laturiuw
Suasana masjid di pos pantau Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, Selasa (9/6/2015). Saat arus mudik nanti pos pantau ini akan didandani sehingga menyerupai rest area, nantinya akan ada dokter, tukang pijat, tukang tambal ban, dan tempat istirahat di sana. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Jarak dari Jakarta menuju perbatasan Bekasi-Karawang via Kedung Waringin sekitar 65 kilometer (km) bagi pemudik bermotor. Ini akan amat melelahkan.

Polisi menyiapkan pos pantau Kedung Waringin sebelum memasuki wilayah Karawang lalu masuk Cikampek.

Pos pantau ini berada di wilayah Kabupaten Bekasi yang sudah berbatasan dengan Kabupaten Karawang. Jaraknya hanya 500 meter sebelum perbatasan. Pos pantau ini akan mulai berfungsi sejak H-15 sebelum Lebaran.

Salah satu tujuan pos pantau ini agar pemudik bermotor bisa beristirahat, Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi nanti akan menyulap Pos Pantau Kedung Waringin menjadi semacam rest area untuk pemudik bermotor.

Sehingga, di sana pemudik bermotor bisa melakukan apa pun. Akan disediakan dokter agar mereka yang bermasalah dengan kesehatannya bisa disembuhkan.

"Di Mudik 2014 lalu itu banyak yang datang ke dokter karena matanya kemasukan debu atau binatang. Mereka minta matanya dibersihkan," ucap Kasat Lantas Polresta Bekasi, Andi Baso Rahman.

Kemudian, disediakan pula tambal ban.

Bahkan, kata Andi, pihaknya bekerjasama dengan perusahaan ban agar menjual ban setengah harga dari harga normal di pos pantau Kedung Waringin.

Selain itu, disediakan pula tukang pijat refleksi dan gratis, sehingga pemudik yang pegal-pegal bisa bersantai dulu sambil dipijat.

Hal itu dilakukan karena biasanya pemotor akan kecapekan setelah mengendarai motor lebih dari 50 km.

Makanya, pos pantau Kedung Waringin dibuat menggoda agar pemotor tergoda mampir untuk beristirahat.

"Sebab, setelah Kedung Waringin, masuk Karawang, lalu menuju Cikampek dan di sana, pemotor harus benar-benar fit. Makanya, ada baiknya rehat dulu sebelum masuk Cikampek," ucap Andi kepada wartawan di pos pantau Kedung Waringin, Selasa.

Pantauan Wartakota.tribunnews.com, pos pantau Kedung Waringin memiliki lahan luas. Ada dua bangunan di sana, pos dan sebuah masjid.

Makanya, pemudik bermotor bisa beristirahat sambil menunaikan Ibadah salat di sana.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved