Senin, 27 April 2026

Penjaga Kos Akseyna Ditanya Soal Paku di Kamar Kos

Ia akan ditanyai mengenai paku di dinding kamar kos Akseyna tepatnya di belakang pintu kamar.

Penulis: Budi Sam Law Malau |

WARTA KOTA, DEPOK -- Pengelola rumah kos Wisma Widya, Kukusan, Beji, Depok, Edi Sukardi (52) kembali dipanggil penyidik Mapolresta Depok, Senin (8/6/2015) malam.

Ia kembali diperiksa terkait tewasnya Akseyna Ahad Dori (18) alias Ace, mahasiswa jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Indonesia (UI) yang jasadnya ditemukan mengambang di Danau Kenanga UI, Kamis (26/3/2015) lalu.

Di rumah kos yang dikelola Edi itu, Akseyna tinggal selama 9 bulan terakhir, sebelum akhirnya ditemukan tewas mengambang di Danau UI.

Edi mengatakan, dari penuturan penyidik yang memintanya datang, ia akan ditanyai mengenai paku di dinding kamar kos Akseyna tepatnya di belakang pintu kamar.

Sebab, dari pengakuan Jibril, rekan Akseyna sesama mahasiswa UI jurusan Biologi, dipaku itulah ia menemukan surat wasiat Akseyna itu tergantung.

Jibril adalah yang pertama kali menemukan surat wasiat tersebut sebelum diberikan ke ayah Akseyna, Kolonel Sus Mardoto. Lalu Mardoto menyerahkannya ke polisi.

"Kata penyidik, saya akan ditanya soal paku itu, karena di sana, surat wasiat Ace katanya ditemukan. Selain itu menurut penyidik saya juga akan ditanya siapa yang memaku paku itu di dinding kamar kos," kata Edi kepada Warta Kota di Mapolres Depok, saat sedang menunggu untuk diperiksa penyidik, Senin (8/6/2015) malam.

Karenanya, kata Edi, usai Azhar Senin sore, polisi memintanya datang untuk diperiksa lagi terkait kasus tewasnya Akseyna. "Karenanya saya datang lagi sekarang ini ke Polres Depok," kata Edi.

Ia menjelaskan, penyidik mengaku sedang mendalami seputar temuan surat wasiat di kamar Akseyna yang pertama kali ditemukan oleh Jibril, rekan Akseyna sesama mahasiswa UI.
"Katanya sih pemeriksaan akan masih seputar itu dan beberapa hal lainnya," ujar Edi.

Seperti diketahui, misteri tewasnya Akseyna yang jenazahnya ditemukan mengambang di Danau UI, sampai saat ini belum juga terungkap.

Awalnya, polisi menduga Akseyna tewas bunuh diri karena adanya surat wasiat yang ditemukan jibril di kamar kos Akseyna itu.

Namun, belakangan setelah didalami polisi memastikan kemungkinan Akseyna bunuh diri kecil dan mengarah kuat ke pembunuhan.

Kini, polisi masih mencari motif pembunuhan untuk mengungkap siapa pelakunya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved