Tip Sehat

Waspadai Berat Badan Naik Lebih Banyak dari Sebelum Diet

Secara umum penurunan berat badan yang optimal adalah 0,5-1 kg per minggu. 

Waspadai Berat Badan Naik Lebih Banyak dari Sebelum Diet
shutterstock
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH - Perlu upaya khusus agar berat badan normal bisa tercapai bagi Anda yang mengalami kegemukan. Solusinya adalah dengan menjaga keseimbangan asupan makan dan aktivitas fisik.

Secara umum penurunan berat badan yang optimal adalah 0,5-1 kg per minggu. Hal ini untuk menghindari rebound , yaitu ketika berat badan naik lebih banyak daripada sebelum diet .

Penurunan berat badan bisa saja dianjurkan lebih dari itu atau kurang dari itu bila ada indikasi medis tertentu. Karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ahli, demikian saran dr Wiji Lestari, SpGK, dari RS Permata, Depok.

Yang perlu Anda perhatikan adalah kondisi di mana berat badan selalu naik turun. Berat badan naik turun atau disebut fenomena yo-yo, dapat disebabkan metode diet yang salah. Yang seringkali terjadi adalah karena ingin berat badan turun dengan cepat maka mengurangi makan dengan drastis sampai sedikit sekali.

Pada awalnya berat badan memang akan turun banyak karena tubuh membongkar cadangan, namun tubuh juga berespons dengan menurunkan kebutuhan menjadi sangat rendah.

“Pada suatu saat ketika sudah kapok dan bosan diet kemudian makan seperti normal kembali, jumlah yang biasa itu akan dianggap berlebih. Pasalnya, tubuh sudah terlanjur menetapkan kebutuhan yang rendah, sehingga simpanan dalam bentuk lemak akan lebih banyak lagi dan berat badan naik lebih banyak dari sebelumnya . Ini yang disebut rebound,”  lanjut Wiji.

Lalu, apa yang perlu dilakukan agar berat badan normal tercapai dan tidak naik-turun lagi? Tentunya perlu program penurunan berat badan yang optimal dan berkesinambungan, setelah berat badan turun perlu pemeliharaan berat badan.

“Penurunan berat badan juga tidak bisa hanya mengurangi makan tetapi harus juga olahraga agar metabolisme tubuh tetap baik. Jadi perlu perubahan pola makan dan aktivitas fisik yang akan berlangsung seumur hidup, tidak jangka pendek saja.”

Kurus Berisiko Infeksi 

Seperti juga kondisi overweight, underweight  juga tidak baik bagi kesehatan. Secara umum, yang dimaksud underweight  atau kurus atau kurang gizi yaitu dimana IMT <18,5 kg/m2. Kondisi ini dapat terjadi karena asupan makan kurang dari kebutuhan. Bisa karena memang makannya kurang atau karena kebutuhan yang sangat besar, missal banyak aktivitas atau bahkan terdapat penyakit.

Perlu diwaspadai dampak bila selalu kurus, yaitu meningkatkan risiko penyakit terutama infeksi. Kurang gizi juga menyebabkan sulitnya penyembuhan jika terjadi penyakit. “Namun tak perlu berkecil hati. Bagi yang bertubuh relatif kurus, bisa menambah bobotnya dengan meningkatkan asupan makan sesuai besar aktivitasnya, untuk mengejar berat badannya jadi ideal sekitar 0,5-1 kg/minggu.“ (Hilman Hilmansyah/Tabloidnova.com)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved