Kesadaran Masyarakat Berasuransi Naik

Jumlah investasi industri asuransi jiwa pada kuartal pertama 2015 meningkat 28,5 persen menjadi Rp 331,12 triliun.

Kesadaran Masyarakat Berasuransi Naik
istimewa
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH— Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat sepanjang kuartal pertama 2015 telah terjadi peningkatan total investasi dan aset dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut Ketua Umum AAJI, Hendrisman Rahim, jumlah investasi industri asuransi jiwa pada kuartal pertama 2015 meningkat 28,5 persen menjadi Rp 331,12 triliun. Pada tahun sebelumnya, hanya mencapai Rp 258,31 triliun.

"Portofolio terbesar terdiri dari reksadana, saham dan obligasi, deposito berjangka, dan surat berharga negara," kata Hendrisman dalam konferensi pers kinerja asuransi jiwa Indonesia pada kuartal pertama 2015 di Gedung AAJI, Tanahabang, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2015) siang.

Ia menambahkan, menurut catatan AAJI, pada kuartal pertama 2015, total aset industri asuransi jiwa meningkat dari Rp 304,98 Triliun menjadi Rp 380,82 triliun atau sebesar 24,9 persen.

Tidak hanya itu saja, AAJI yang membukukan pertumbuhan positif atas asuransi jiwa di tanah air itu juga menunjukkan membukukan total pendapatan mencapai Rp 44,80 Triliun dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 38,65 Triliun.

Hal itu didorong oleh pertumbuhan premi bisnis baru dan total premi lanjutan. Dimana, menurut Hendrisman, total premi bisnis baru sebesar Rp 18,72 triliun atau berkontribusi 56,8 persen dari total premi.

Sementara untuk premi lanjutan naik menjadi Rp 14,23 triliun seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan proteksi jangka panjang.

Menurut laporan AAJI, pada kuartal pertama 2015, asuransi jiwa terkait investasi (unit link) masih menjadi kontributor pendapatan premi sebesar 53,9 persen. Sementara produk tradisional menyumbang 46, 1 persen.

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved