Kasus Pembunuhan

Polisi Dalami Kronologis Penemuan Surat Wasiat Akseyna

Polisi sudah mengarahkan kematian Akseyna Ahad Dori (18) sebagai kasus pembunuhan setelah Grafolog Deborah Dewi menganalisa surat wasiat Akseyna.

Polisi Dalami Kronologis Penemuan Surat Wasiat Akseyna
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Inilah Analisa Deborah bahwa Akseyna berkarakter tak mudah menyerah. Deborah menganalisa itu dari tulisan tangan Akseyna yang ditulis Akseyna 1,5 tahun lalu. Makanya ada perbedaan karakter antara tulisan tangan 1,5 tahun lalu dengan tulisan di surat wasiat. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Polisi sudah mengarahkan kematian Akseyna Ahad Dori (18) sebagai kasus pembunuhan. Salah satu indikasi polisi mengarah ke pembunuhan setelah Grafolog Deborah Dewi menganalisa surat wasiat Akseyna.

Hasil analisa ternyata surat wasiat itu ditulis oleh dua orang. Pertama adalah Akseyna sendiri. Kemudian kedua adalah seseorang yang mencoba meniru tulisan tangan Akseyna dan tanda tangannya.

Makanya polisi kini mendalami kronologi detil penemuan surat wasiat Akseyna. Surat itu pertama kali ditemukan oleh rekan dekat Akseyna, yakni Jibril (18) di kamar kos Akseyna.

Setelah didalam kronologi penemuan surat wasiat itu, ternyata diketahui bahwa tak ada orang lain yang melihat langsung saat Jibril menemukan surat wasiat itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Muhammad Iqbal, membenarkan adanya pemeriksaan saksi lagi untuk mendalami kronologi penemuan surat wasiat itu.

"Iya, dalam penyelidikan itu selalu dilakukan untuk mencocokkan dengan fakta-fakta baru yang ditemukan polisi," ucap Iqbal kepada Warta Kota, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2015) sore.

Fakta baru yang ada, yakni polisi makin yakin Akseyna dibunuh, terutama dari hasil analisa tulisan di surat wasiat itu.

Saksi yang kembali diperiksa penyidik Reskrim Polres Metro Depok adalah Maryamah (37), penjaga rumah. Dia kembali diperiksa untuk kedua kalinya pada Senin (1/6/2015).

Maryamah adalah istri Edy Sukardi (50) yang juga bekerja sebagai penjaga di rumah kos Akseyna. Maryamah adalah orang yang berada paling dekat dengan Jibril saat menemukan surat wasiat Akseyna.

"Iya, istri saya diperiksa lagi oleh polisi," ucap Edy ketika ditemui Wartakotalive.com di rumah kos yang berada di belakang Kampus Universitas Indonesia itu, Rabu (3/6/2015).

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved