Basket

Warriors Tantang Cavaliers

Tim bola basket Golden State Warriors akhirnya menembus panggung terbesar di pentas NBA.

Warriors Tantang Cavaliers
WARTA KOTA/NBAE/Getty Images/AFP/Noah Graham
Pemain Golden State Warriors Stephen Curry (kedua dari kanan) merayakan keberhasilan timnya menjuarai play off Wilayah Barat dengan menggendong anaknya yang berusia dua tahun, Riley, pada pesta kemenangan di Oracle Arena di Oakland, California, Amerika Serikat, Kamis (28/5) waktu Indonesia. 

WARTA KOTA, OAKLAND - Pascamelewati satu generasi yang senantiasa berharap dan menunggu, tim bola basket Golden State Warriors akhirnya menembus panggung terbesar di pentas NBA.

Motor serangan Warriors, Stephen Curry mengemas 26 poin dan delapan rebound untuk membantu timnya menang 104-90 atas Houston Rockets pada play off Wilayah Barat gim kelima, di Oakland, California, Amerika Serikat, Kamis (28/5).

Hasil itu sekaligus membawa Warriors ke final NBA untuk kali pertama dalam 40 tahun dengan skor 4-1. Warriors menantang Cleveland Cavaliers yang sudah lebih dulu lolos sehari sebelumnya.

“Mengapa bukan kami?” kata Curry kepada para penggemar berkostum kuning-emas setelah Warriors menerima trofi juara Wilayah Barat dari Alvin Attles, pelatih tim terakhir yang mempersembahkan gelar juara kepada Warriors pada 1975.

“The Bay Area telah menunggu selama 40 tahun. Inilah saatnya (juara),” tambah Curry.

“Kami pantas berpesta malam ini namun kami masih punya urusan yang belum selesai,” sambung guard, Klay Thompson.

Sementara itu, kelima starter Houston mencetak paling sedikit 10 poin. Tetapi bagi James Harden, yang membantu Houston mencuri satu gim, dua hari sebelumnya, justru tampil buruk.

Mungkin, play off melawan Warriors bakal menjadi pengalaman tak terlupakan karena ia melakukan 13 kali salah umpan, hanya mencetak 14 poin, dan cuma berhasil pada dua dari total 11 tembakan non lemparan bebas.

Dwight Howard-lah yang memimpin Rockets dengan 18 poin dan 16 rebound. Sebaliknya Curry yang sempat ditarik ke luar lapangan beberapa menit karena cedera pada gim keempat lalu, kembali menjadi instrumen penting bagi Warriors.

Pada paruh kedua dia berhasil membawa timnya unggul 52-46. Namun, dia sempat khawatir karena Thompson keluar lapangan karena cedera.

Tetapi Harrisson Barnes membuat langkah menentukan lewat satu dunk yang membawa Warriors unggul 87-72 pada 7 menit 10 detik terakhir. Setelah itu Warriors melangkah nyaman tanpa bisa disusul Rockets.

“Pemain kami bekerja sangat keras. Satu hal yang bisa dilihat dari tim ini adalah mereka pekerja keras dan banyak pemain yang justru merasa nyaman pergi ke medan perang semacam ini,” ujar pelatih Rockets, Kevin McHale. (eko)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved