Beras Plastik

Kapolda: Beras Naiman Identik dengan Beras Jagung Pemkot Depok

Mabes Polri dengan tiga metode itu menyatakan bahwa beras Naiman tidak mengandung unsur senyawa plastik.

Kapolda: Beras Naiman Identik dengan Beras Jagung Pemkot Depok
Wartakotalive/Budi Sam Law
Kapolda Irjen Unggung didampingi Walikota Depok Nur Mahmudi jumpa pers hasil uji beras plastik yang telah meracuni Naiman sekeluarga di Depok, Kamis (28/5/2015) 

WARTA KOTA, DEPOK - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono menuturkan, melalui tiga metode uji laboratorium, beras yang dikonsumsi keluarga Naiman (52) warga Kampung Rawageni RT03/02, Ratujaya, Cipayung, Depok dan membuat satu keluarga keracunan, bukanlah beras plastik.

Sebab hasil uji lab yang dilakukan Mabes Polri dengan tiga metode itu menyatakan bahwa beras Naiman tidak mengandung unsur senyawa plastik.

"Dari hasil pemeriksaan, beras Naiman adalah beras jagung. Dalam uji banding, beras Naiman identik dengan beras jagung program Walikota Depok (beras One Day No Rice-Red)," kata Unggung didampingi Walikota Nur Mahmudi Ismail dan Kapolresta Depok AKBP Dwiyono dalam jumpa pers di Mapolresta Depok, Kamis (28/5/2015).

Baca Juga : Nur Mahmudi: Tak Ada Indikasi Keracunan Dialami Keluarga Naiman

Dalam kesempatan itu, Unggung menunjukkan sampel beras dari Naiman dengan beras jagung program One Day No Rice Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail. "Hasilnya identik," katanya.

Unggung menyatakan labfor Mabes Polri melakukan uji sampel beras yang dikonsumsi Naiman dengan tiga metode yakni metode GCNS, FTIR dan MS-MS. "Dari tiga metode ini hasilnya sama yakni negatif senyawa jenis plastik," kata Unggung.

Ini berarti, kata Unggung, beras yang diduga beras plastik dan membuat keluarga Naiman keracunan dipastikan bukan beras plastik.

Baca Juga : Pamela Safitri Duo Serigala Siap Foto Bugil di Majalah Internasional

"Hasil uji lab dari Mabes Polri ini dilaporkan ke Kapolres Depok tadi pagi dan sekarang saya paparkan ke media. Hasil ini menunjukkan dugaan keracunan yang dirasakan Naiman bukan karena beras yang mengandung unsur plastik," papar Unggung.

Menurut Unggung, ini menandakan keluhan mual, pusing dan lemas yang dirasakan Naiman sekeluarga sebelumnya, bukanlah akibat mengonsumsi beras plastik.

"Sebab orang makan tidak hanya beras atau nasi saja, tetapi ada sayur, lauk dan sebagainya. Mengenai apa penyebab dia mengalami keluhan bisa didalami lebih lanjut," kata Unggung

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved