Korupsi APBD 2014

Walikota Jakarta Pusat Bantah Terlibah Korupsi UPS

Pengadaan Uniterrupted Power Suply pada APBD tahun 2014 DKI Jakarta kini turut menyeret Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede.

Walikota Jakarta Pusat Bantah Terlibah Korupsi UPS
Panji Baskhara Ramadhan
Mangara Pardede resmi dilantik menjadi Wali Kota Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2015). 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Tindak pidana korupsi atas pengadaan Uniterrupted Power Suply (UPS) pada APBD tahun 2014 DKI Jakarta kini turut menyeret Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede.

Mangara pun menuruti panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan di Mabes Polri pada Selasa (27/5) malam.

Meski demikian, Mangara membantah bila dirinya terlibat atas pengeluaran belanja hingga Rp 1,2 triliun tersebut, dirinya hanya menjelaskan kalau kedatangannya ke kantor Bareskrim Mabes Polri untuk memberikan kesaksian perihal dirinya selama menjabat sebagai Sekretaris DPRD DKI Jakarta pada tahun 2014.

"Saya diperiksa sebagai saksi dimana pada saat itu saya menjabat sebagai Sekertaris Dewan DPRD," jelasnya kepada Wartakotalive, Rabu (27/5/2015).

Tidak hanya itu, dirinya pun ditanyakan apakah mengenal kedua orang terduga korupsi, yakni Alex Usman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan UPS Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Barat dan Zaenal Soleman selaku PPK pengadaan UPS Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Pusat pada tahun anggaran 2014 lalu.

"Kalau untuk kenal, saya tidak kenal dengan Alex Usman atau tersangka lainnya, pertanyaan penyidik mengenai seputar persidangan anggota DPRD dalam menganggarkan UPS," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Tipikor Bareskrim Polri, Brigjen Ahmad Wiyagus mengatakan, pemeriksaan terhadap Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sebanyak 49 unit UPS yang tersebar di SMA wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat pada tahun 2014 lalu.

“Benar telah bersedia datang dan diperiksa penyidik, pemeriksaan untuk kesaksian atas tersangka AU,” jelasnya singkat saat dihubungi Warta Kota, Rabu (27/5).

Seperti diberitakan sebelumnya, pemeriksaan Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede menyusul ditangkapnya kedua orang terduga korupsi, yakni Alex Usman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan UPS Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Barat dan Zaenal Soleman selaku PPK pengadaan UPS Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Pusat pada tahun anggaran 2014 lalu.

Guna mengembangkan kasus sekaligus pemeriksaan, kedua pejabat tersebut kini masih menjalani penahanan perdana selama 20 hari di Bareskrim Mabes Polri terhitung sejak tanggal 1 Mei 2015 lalu.

Keduanya disangkakan terlibat dalam persekutuan tindak pidana korupsi dan dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman lebih dari lima tahun penjara.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved