Breaking News:

HUT Kota Jakarta

Sudin Sosial Jamin Jakarta Pusat Bebas PMKS Selama HUT DKI

Sudin Sosial Jakarta Pusat menjamin wilayah Jakarta Pusat bebas dari PMKS selama ada perayaan HUT Kota Jakarta dan JFK

Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
dok. Warta Kota
Ilustrasi kemiskinan 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Dengan akan diadakannya perayaan HUT DKI Jakarta ke 488 dan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2015 di JIExpo Kemayoran, Sudin Sosial Jakarta Pusat menjamin wilayah Jakarta Pusat bebas dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Kasudin Sosial Jakarta Pusat, Susan mengatakan, pihaknya bersama pihak Dinas Sosial DKI Jakarta akan melakukan penjangkauan dan pengawasan pada beberapa titik rawan PMKS di empat titik jalan protokol, seperti simpang Harmoni, Bundaran Hotel Indonesia (HI), simpang Karet Bivak dan lingkar Jatibaru.

Selain itu, lanjutnya, guna mensukseskan ajang JFK ke 48 yang dibuka selama 38 hari terhitung mulai dari Jumat (29/5) hingga Minggu (5/7) itu pengawasan di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat akan terus ditingkatkan.

Anggota P3S, diungkapkannya, tidak hanya akan menyisir area jalan sekitar JIExpo Kemayoran, penjangkauan pun akan dilakukan secara melingkar pada seluruh jalan di wilayah Kemayoran.

"Penjangkauan dilakukan seperti biasa, tetapi kami nantinya dibantu Dinas Sosial DKI Jakarta karena keterbatasan personil dan armada. Tidak hanya itu, kami juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP Walikota dan Kecamatan agar wilayah Jakarta Pusat dapat bebas PMKS selama HUT DKI Jakarta dan seterusnya," jelasnya kepada Wartakotalive, Rabu (27/5/2015).

Upaya tersebut diungkapkannya, merunut pada maraknya fenomena pengemis memakai kostum boneka yang diketahui beroperasi di pinggir jalan di beberapa wilayah DKI Jakarta.

Atas hal tersebut, dirinya pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing dan memberikan uang karena hal tersebut telah melanggar norma sosial dan Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Fenomena pengemis berkostum badut ini sedang ramai di beberapa wilayah Jakarta, sementara di wilayah Jakarta Pusat belum ada sampai saat ini. Tapi dikhawatirkan keberadaannya akan muncul selama pagelaran PRJ,  karena itu petugas akan beroperasi secara melingkar mulai dari kawasan PRJ hingga permukiman Kemayoran," tuturnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved