Breaking News:

PTS Bisnis Ijazah Palsu Akan Ditutup

Menristekdikti, Mohammad Nasir menyatankan, dia akan menutup perguruan tinggi swasta (PTS) yang melakukan jual beli ijazah palsu.

Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Angga BN
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, SENAYAN -- Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir menyatankan, dia akan menutup perguruan tinggi swasta (PTS) yang melakukan jual beli ijazah palsu.

Nasir pun sudah turun tangan dengan melakukan sidak ke University of Berkeley Michigan America, di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Kamis (21/5) siang.  Dalam sidak tersebut, Nasir menemukan adanya ijazah palsu dengan cap Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dikti, Illah Sahilah.

Nasir pun berencana memanggil Illah untuk mengkonfirmasi hal tersebut. "Saya akan panggil dia (Illah) untuk dikonfirmasi soal legalisir ijazah Universitas Berkeley," terang  Nasir di kampus yang beralamat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat itu.

Meski begitu, Nasir yakin tanda tangan dan legalisir di ijazah tersebut palsu. Hal ini karena dalam memberikan tanda tangan, direktur tersebut selalu memberitahu dirinya.

"Saya yakin itu palsu. Saya yakin ibu Illah berkonsultasi dengan saya soal itu," katanya.

Tidak hanya itu, dari hasil sidak, Nasir juga menemukan bahwa kampus tersebut hanya memiliki izin tempat kursus. Lembaga tersebut mengaku bekerja sama dengan University of Berkeley America. Namun, ketika dicek rupanya Dikti tidak pernah mengeluarkan izin tersebu.

"Ini kampus gelap karena izin yang dikeluarkan hanya untuk kursus," katanya. Menurut Nasir, lembaga-lembaga palsu merugikan pendidikan Indonesia.

Ia pun menegaskan, akan menutup PTS palsu tersebut. Tidak hanya itu, dia juga akan melaporkan ke kepolisian. Nasir berjanji akan mengirimkan stafnya untuk mengusut hal ini. (Agustin Setyo Wardani)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved