Senin, 18 Mei 2026

Liga Champions

Trio MSN Barca Ancam Pertahanan Juventus

Trio lini serang Barcelona Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar bakal menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Juventus

Tayang:
Warta Kota/AFP/Odd Andersen
Penyerang Barcelona Neymar memegang bola dengan tangannya pada jeda pertandingan babak pertama semifinal kedua Liga Champions di Bayern Muenchen, Rabu (13/5). Di laga yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Bayern, Neymar mencetak dua gol hasil asis dari Luis Suarez. 

WARTA KOTA, BARCELONA - Trio lini serang Barcelona Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar atau yang dikenal dengan sebutan MSN itu bakal menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Juventus. MSN mengemas total 113 gol.

Jumlah itu termasuk menghitung dua gol Neymar sewaktu Barcelona takluk 2-3 di Bayern Muenchen, pada semifinal kedua Liga Champions, Rabu (13/5).

Meski kalah, Barca tetap lolos ke Berlin, lokasi final Liga Champions musim ini berlangsung, karena pada laga pertama di Nou Camp menang 3-0.

“Akan menjadi tantangan yang sulit untuk meredam tim yang memiliki pemain seperti Messi, Suarez, dan Neymar,” kata pelatih Juve, Massimiliano Allegri usai menahan Real Madrid 1-1, Kamis (14/5).

Ya, kombinasi trio MSN memang ganas.

Dalam proses 113 gol tersebut, Neymar melepaskan sembilan asis kepada Messi.

Sedangkan Messi, yang kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak Liga Champions musim 2014/15 bersama pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo (10 gol), mengirim lima umpan berbuah gol ke Suarez dan 13 kali ke Neymar.

Suarez? Ada empat asis ke arah Messi dan delapan kali ke Neymar. Namun, sisi emosional akan bermain di final.

Pasalnya, Suarez akan bertemu “musuh lamanya” yakni Giorgio Chiellini dan Patrice Evra. Suarez dihukum empat bulan karena mengigit Chiellini pada Piala Dunia 2014.

Hal itu menghambat debut mantan bomber Liverpool itu hingga Oktober lalu.

Sebelum hengkang ke Spanyol, Suarez dinyatakan bersalah oleh panel Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) terkait pernyataan rasialisme terhadap Evra, Oktober 2011.

Saat itu, Evra masih memperkuat Manchester United (MU).

Buntutnya Suarez dilarang delapan kali mentas di Liga Inggris plus denda.

Ia kemudian menolak menjabat tangan Evra saat keduanya bertemu kembali di Old Trafford -kandang MU- musim berikutnya. (eko)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved