Mahasiswa Tewas di Danau UI

Grafolog Temukan Kejanggalan Surat Wasiat Akseyna

Sudah seminggu analis tulisan tangan atau Grafolog, Deborah Dewi, melakukan analisa tulisan dan tanda tangan Akseyna Ahad Dori (18).

Grafolog Temukan Kejanggalan Surat Wasiat Akseyna
depoklik.com
Akseyna Ahad Dori. 

WARTA KOTA, DEPOK— Sudah seminggu analis tulisan tangan atau Grafolog, Deborah Dewi, melakukan analisa tulisan dan tanda tangan Akseyna Ahad Dori (18). Akseyna adalah mahasiswa jurusan Biologi Universitas Indonesia (UI) yang tewas mengambang di Danau Kenanga UI, akhir Maret 2015.

Analisa dilakukan untuk menguji keaslian surat yang ditemukan di kamar kos Akseyna, dan disebut-sebut sebagai surat wasiat terakhir yang ditulis Akseyna.

Hal ini dilakukan untuk mengungkap misteri tewasnya Akseyna yang sampai kini belum jelas. Analisa yang dilakukan Deborah, seorang Grafolog Indonesia dibawah naungan American Handwriting Analysis Foundation, adalah atas permintaan Polresta Depok sejak Selasa (5/5/2015) lalu.

Deborah menuturkan analisa atas surat yang ditemukan di kamar kos Akseyna dilakukan dengan setumpuk data pembanding yakni tulisan tangan dan tanda tangan asli Akseyna, yang didapatnya dari Polresta Depok.

"Prosesnya masih saya kerjakan. Banyak sekali tahapan-tahapannya karena jumlah dokumen pembanding yang sangat banyak. Nanti saya update informasinya ya Mas," kata Deborah kepada Warta Kota, Selasa (12/5/2015).

Menurut Deborah jika sudah rampung, analisanya akan dipresentasikan di depan penyidik Polresta Depok. "Sekarang saya ingin fokus menyelesaikannya terlebih dahulu untuk kemudian saya presentasikan hasil temuan beserta bukti indikator grafisnya, kepada tim penyidik," kata Deborah.

Sebelumnya Kepolisian Resort Kota Depok memanggil Deborah, untuk diminta bantuannya mengungkap misteri tewasnya Akseyna dengan analisa tulisan tangannya, Selasa (5/5/2015).

Pemanggilan ini karena melalui twitternya Deborah memposting sejumlah kejanggalan dalam surat tulisan tangan yang ditemukan polisi di kamar kos Akseyna. Surat itu disebut-sebut adalah surat wasiat Akseyna.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok Komisaris Teguh Nugroho mengakui pihaknya meminta bantuan Deborah untuk menganalisa surat yang ditemukan di kamar kos Akseyna.

Menurut Teguh, hasil analisa dari Deborah belum rampung. "Hasilnya belum selesai, masih dianalisa," kata Teguh.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved