Minggu, 19 April 2026

Tujuh Menteri Jokowi yang Jarang Diketahui Kinerjanya

Berdasarkan catatan survei PolcoMM, kinerja Menteri Perdagangan Rachmat Gobel hanya diketahui 0,2 persen oleh publik.

Kompas.com
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. 

WARTA KOTA, CIKINI - Political Communication Institute merilis hasil survei terkait kinerja Menteri Kabinet Kerja selama kurang lebih 6 bulan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Dalam rilis hasil surveinya, diketahui sebanyak tujuh menteri yang kinerjanya jarang diketahui publik, yaitu Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Mentan Amran Sulaiman, Menperin Saleh Husin, Menkes Nila F. Moeloek, Menteri Riset dan Dikti M. Nasir, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yambise, serta Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga.

"Kinerja pemerintah dapat diketahui publik melalui kerja menteri di kabinet. Ada menteri yang proaktif di media massa sehingga diketahui kerjanya. Tapi tidak sedikit juga yang belum terlihat karena jarang terekspose media," ujar Direktur PolcoMM, Heri Budianto di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Senin (11/5).

Berdasarkan catatan survei PolcoMM, kinerja Menteri Perdagangan Rachmat Gobel hanya diketahui 0,2 persen oleh publik.

Diikuti Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Riset dan Teknologi serta Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Gusti Ngurah Puspayoga masing-masing sebanyak 0,1 persen.

Menurut Heri, hasil survei terkait kinerja menteri yang jarang terlihat ini bisa menjadi catatan bagi Presiden Joko Widodo untuk melakukan evaluasi.

"Ini baru enam bulan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Namun menteri-menteri ini paling minim diketahui kinerjanya oleh publik. Ini bisa menjadi catatan ke depan di kabinet," kata Heri.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved