Otomotif

Siswa TK Wajib Dikenalkan Soal Safety Riding

Tidak ada batasan usia untuk mengampanyekan safety riding, bahkan usia taman kanak-kanak bisa segera dimulai.

Siswa TK Wajib Dikenalkan Soal Safety Riding
Otomania/Ghulam Muhammad Nayazri
Komitmen bersama meningkatkan kegiatan safety riding, dimulai dari pendidikan usia dini, antara Pemerintah Kota Yogyakarta, Korlantas Polri, dan Astra Motor. 

WARTA KOTA, YOGYAKARTA - Pentingnya berkendara aman bukan lagi menjadi tanggung jawab polisi, tetapi juga seluruh masyarakat di segala lini.

Tidak ada batasan usia untuk mengampanyekan safety riding, bahkan usia taman kanak-kanak (TK) bisa menjadi dasar yang bisa segera dimulai.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, dalam peresmian Safety Riding Center Astra Motor, Jumat (8/5/2015), di Yogyakarta, mengungkap bahwa pihaknya berencana melakukan kajian bersama dengan Dinas Pendidikan untuk memasukkan pelajaran safety riding ke dalam kurikulum terintegerasi.

”Di setiap mata pelajaran bisa disisipkan pengetahuan mengenai keselamaran berkendara. Tak terbatas hanya kepada anak SMA, tetapi juga hingga ke jenjang pendidikan usia dini, seperti tingkat SD hingga TK. Orang tua nantinya akan merasa malu jika saat tidak menggunakan helm, ditegur anaknya” tegas Haryadi.

Dikatakan bahwa pembangunan Astra Motor Safety Riding Center semakin menambah fasilitas yang menguntungkan bagi masyarakat yang ada di kota Yogyakarta.

Hal ini diharapkan mampu menekan ketidakpahaman masyarakat akan etika berkendara yang benar dan membahayakan pengendara lain.

”Saya sering melihat banyak pengendara tidak pakai helm. Ada juga yang sambil menggunakan handphone, entah itu sedang meNulis teks atau menelepon. Helm bukan digunakan, malah ditenteng, itu sering saya temukan," tukas Haryadi seperti ditulis Otomania.com.

Pendidikan keselamatan berkendara usia dini yang teintegrasi dengan kurikulum sekolah diyakini mampu mengurangi ketidakpahaman masyarakat akan keselamatan berlalu-lintas. Minimal, dalam beberapa tahun mendatang. (Ghulam Muhammad Nayazri)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved