Taman Hutan Raya di Depok Bisa Jadi Potensi Wisata
Potensi taman hutan raya seluas 6 hektare di Jalan Cagar Alam, sampai saat ini terkesan dibiarkan begitu saja.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTA KOTA, DEPOK - Wakil Ketua Komisi B DPRD Depok, Farida Rahmayanti mendesak Pemerintah Kota Depok untuk memaksimalkan potensi taman hutan raya (Tahura) seluas 6 hektare di Jalan Cagar Alam, Pancoran Mas yang sampai saat ini terkesan dibiarkan begitu saja.
Sebab, kata Farida, selain sebagai paru-paru Kota Depok, Tahura Depok juga berpotensi menjadi lokasi wisata.
"Kami sudah mendorong Pemkot Depok untuk mulai menata Tahura dengan serangkaian program. Direncanakan, program penataan tahura itu bisa berlangsung mulai dari anggaran perubahan pada pertengahan tahun ini," katanya, Jumat (8/5/2015).
Menurutnya, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok sudah mengajukan kegiatan identifikasi tumbuhan maupun binatang yang ada di tahura, serta pembagian zonasinya, ke DPRD Depok.
Kedua kegiatan tersebut, katanya, merupakan tahapan untuk mengubah tahura menjadi lokasi wisata.
"Di samping identifikasi tumbuhan maupun binatang yang ada di tahura, pembagian zonasi dilakukan untuk menentukan areal mana saja yang akan dibuat menjadi lokasi wisata serta areal mana saja yang akan dibuat untuk cagar budaya," tuturnya.
Menurutnya, setelah pembagian zonasi rampung, pihaknya mendorong agar pada 2016, bisa dibuat sarana-prasarana rekreasi untuk mendongkrak potensi wisata Tahura.
"Salah satu sarana rekreasi yang diajukan adalah pembuatan jogging track," katanya.
Farida mengatakan salah satu permasalahan yang ada di tahura saat ini adalah lokasinya yang padat dengan pemukiman.
"Bagaimana menyinergikan warga di sekitar untuk mendukung perencanaan tahura menjadi lokasi yang layak dijadikan destinasi wisata, adalah tantangan Pemkot Depok," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150508warga-buka-hutan-untuk-objek-wisata-di-perbukitan-sentul_20150508_164653.jpg)