Enam Tower Apartemen di Jalan Juanda Bikin Jakarta Banjir

Keberadaan apartemen di sana akan membuat Jalan Juanda dan Jalan Margonda, Depok, semakin macet dan menciptakan banjir.

Enam Tower Apartemen di Jalan Juanda Bikin Jakarta Banjir
Warta Kota/adhy kelana
ILUSTRASI - Bisnis properti di kota Depok, Jawa Barat. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi, mengecam keras dikeluarkannya izin pembangunan bagi 6 tower Apartemen Pesona Square di Jalan Juanda, Depok oleh Pemkot Depok, yang saat ini tengah tahap pembangunan.

Menurut Babai, keberadaan apartemen di sana selain akan membuat ruas Jalan Juanda dan Jalan Margonda, Depok, semakin macet, juga dipastikan berdampak semakin naiknya volume air Kali Ciliwung yang mengalir ke Jakarta.

"Jadinya bisa berdampak membuat banjir di Jakarta makin parah. Sebab limbah apartemen pasti dibuang ke Kali Ciliwung, karena posisi apartemen di samping kali," kata Babai kepada Warta Kota, Jumat (8/5/2015).

Menurut Babai, selain 6 tower 32 lantai, Pesona Square juga akan dilengkapi pusat bisnis komersil berupa mal dan pusat perbelanjaan.

Karenanya, kata dia, limbah dari 6 tower apartemen serta pusat perbelanjaan akan membebani Kali Ciliwung.

"Bukan tidak mungkin, wilayah di sekitaran Sukmajaya atau Cimanggis di Depok yang dilewati Kali Ciliwung juga akan banjir," katanya.

Babai menuturkan, atas hal ini, pihaknya akan memanggil instansi terkait untuk mengklarfikasi mengapa izin atas apartemen dan pusat bisnis Pesona Square bisa keluar.

"Kita minta pembangunan tower apartemen di Juanda dan pusat bisnisnya itu untuk ditarik dan disetop," kata Babai.
Selain itu, Babai berharap pemerintah pusat melakukan intervensi atas hal ini terutama atas menjamurnya apartemen di Kota Depok dengan membuat regulasi mengenai tata ruang di tingkat Kota atau daerah penyangga.

"Sebab, dampak buruknya akan diterima Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan," kata dia.

Menurut Babai, regulasi sebagai bentuk intervensi pemerintah pusat mengenai tata ruang wilayah atau daerah sudah cukup penting.

"Sebab, Depok terlalu mudah mengeluarkan izin bagi pembangunan apartemen tanpa melihat dampak lingkungannya," kata dia.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved