Warga Rusun Budha Tzu Chi Keluhkan Air Penuh Cacing Kecil

Wiwi (27), mengeluhkan kondisi air yang buruk, di Rusun Cinta Kasih 2 Budha Tzu Chi Muara Angke

Warga Rusun Budha Tzu Chi Keluhkan Air Penuh Cacing Kecil
Panji Baskhara Ramadhan
Air di Rusun Cinta Kasih 2 Budha Tzu Chi Muara Angke nampak keruh dan kotor, Rabu (6/5/2015). 

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Wiwi (27), mengeluhkan kondisi air yang buruk, di Rusun Cinta Kasih 2 Budha Tzu Chi Muara Angke, Jalan Dermaga, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (6/5/2015).

Dirinya selaku warga rusun di Lantai I Rusun Budha Tzu Chi G1/1D, mengaku badannya kerap gatal-gatal, lantaran cacing dan lintah kerap keluar dari keran air.

"Cacing, siput kecil-kecil ya, sama lintah pernah keluar dari keran air kamar mandi saya. Mas tahu makanan ikan ya? Cacing-cacing pendek kecil begitu, itu kalau mas lihat sekarang ke kamar mandi saya, udah seperti tanah. Itu bukan tanah, tapi cacing," ucap Wiwik sambil menunjukkan ember putih dan tembok kamar mandinya.

Hasil pengamatan Wartakotalive, terlihat cacing melata di tembok kamar mandi berkeramik di unit rusun milik Wiwik. Wanita yang sudah dikarunai dua anak perempuan ini menunjukkan, cacing tersebutlah yang keluar dari keran air.

Tak hanya itu, seketika Wiwik langsung berlari ke belakang mengambil ember cat berwarna putih, yang digunakannya untuk menampung air. Ia memperlihatkan kepada Wartakotalive, dasar ember putih itu.

Parahnya, terlihat dasar ember milik wanita bernama lengkap Wiwik Anggaraini ini ada bintik-bintik kecil berwarna cokelat kemerahan. Apabila dilihat secara seksama, bintik-bintik itu bukanlah tanah melainkan cacing berukuran kecil sepanjang sekitar satu mili.

"Ini bukan tanah, tapi cacing. Coba lihat lagi. Ada binatang air kaya kumbang lagi geliat-geliut gitu mas di dalam ember. Ada lagi nih, kaya siput. Ini hampir setiap hari saya, bahkan seluruh warga rusun mengalami kayak gini," jelas Wiwik.

Wiwik mengaku, imbas adanya binatang itu tubuhnya sempat dilanda gata-gatal di kulit hingga memerah. Ia pun takut apabila kedua anaknya mengalami hal yang sama dengannya.

"Badan saya gatel-gatel. Makanya, kadang saya mandi sama anak-anak dan suami saya itu, pakai air mineral di galon. Saya lebih baik ngeluarin duit Rp 5.000 dibanding mandi atau cuci piring pakai air seperti ini. Tolong dong pemerintah dateng ke sini lihat isi ember saya," ketus Wiwik.

Ia pun berharap, pihak Palyja untuk melakukan perbaikan sesegera mungkin. Sebab,  dikhawartikan air yang dipenuhi cacing menyerang para warga relokasi tersebut.

"Harusnya kita harus waspada sama anak-anak kecil di sini. Air kotor begitu, apalagi ada cacingnya, itu bisa gawat kalau menyerang anak kecil. Kami berharap, ini bisa diatasi sesegera mungkin," tuturnya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved