PKL : Dagang di Danau Sunter Laku
Sebagaimana di tempat lain, pedagang kaki lima mengaku berjualan di sekitar Danau Sunter mendatangkan keuntungan karena ramainya pengunjung.
WARTA KOTA, TANJUNGPRIOK-Beberapa Pedagang Kaki Lima (PKL) mengaku, berdagang di kawasan Danau Sunter, Jalan Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, terbilang untung. Sebab, Danau Sunter kerap dikunjungi warga.
"Lebih untung, cepet laku kalau jualan di sini. Apalagi kalau sore. Ramai terus," ucap pedagang mie ayam gerobakan, Sumarno (40).
Sumarno yang tinggal di Kawasan Jalan Bugis ini menuturkan, sudah lima tahun lebih berjualan mie ayam di trotoar, tepatnya di Bibir Danau Sunter. Dagangannya, sering habis setiap menjelang maghrib.
"Semangkuk Rp 15 ribu doang. Laku kok. Habis. Makanya, kalau dilarang sama pemerintah jualan di sini, gimana ya. Ya keliling aja. Kalau udah aman, balik lagi ke sini jualan," terangnya.
Sepadan yang dikatakan Hartati (35). Ia yang berjualan kopi seduh ini mengaku senang berjualan di bibir danau. Pasalnya juga, kopinya laku dibeli pengunjung.
"Saya siapin 50 bungkus kopi lebih. Itu juga jualan dari siang, sore sudah habis. Sampai malam saya jualannya. Kalau rencengan kopinya habis ya tinggal ambil lagi di rumah," terang warga Sunter ini.
Sumarni yang sudah punya dua cucu ini menuturkan kekesalannya, apabila ada petugas penertiban datang untuk menertibkan para PKL.
"Kalau penertiban, gak ada sih. Bebas-bebas aja di sini. Ya kalau bisa jangan mas. Kesel banget saya kalau jualan di ganggu," terangnya yang menjual kopo Rp 3000 per gelasnya. (Panji Baskhara Ramadhan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150504-pkl-di-rawa-badak-utara_20150505_000133.jpg)