Pembunuhan

Pembunuh Tata Chubby Diancam Hukuman Mati

Muhammad Prio Santoso (24), dijerat dengan pasal berlapis, di antaranya pasal pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati.

Pembunuh Tata Chubby Diancam Hukuman Mati
Wartakotalive.com/Bintang Pradewo
Rekonstruksi pembunuhan Deudeuh Alfisyahrin (26) alias Thata Chuby digelar di boarding house di Jalan Tebet Utara I nomor 15 C, Tebet Timur, Jakarta Selatan, Rabu (6/5). 

WARTA KOTA, TEBET— Tersangka pembunuhan Deudeuh Alfisyahrin (26) alias Tata Chubby, Muhammad Prio Santoso (24), dijerat dengan pasal berlapis, di antaranya pasal pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Hal ini setelah pihak ‎penyidik dari Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi pembunuhan itu di Boarding House nomor 15 C, Jalan Tebet Utara I, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (6/5) pagi.

Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Buddy Towoliu mengatakan, rekonstruksi diperlukan untuk melengkapi berkas penyidikan.

"Setelah rekonstruksi, kami menunggu hasil laporan laboratorium forensik untuk melengkapi berkas. Setidaknya Minggu depan, berkas pemeriksaan bisa diserahkan ke kantor kejaksaan," kata dia, seusai rekonstruksi.

Menurut Buddy, laporan laboratorium forensik diperlukan untuk menguatkan dugaan tersangka sebagai pelaku pembunuhan Deudeuh. Laporan laboratorium menjelaskan kepemilikan sperma, bercak darah, dan sidik jari tersangka, yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Buddy menjelaskan, rekonstruksi digelar karena tersangka diduga melanggar pasal berlapis pembunuhan atau pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 KUHP atau pasal 340 KUHP dan pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun.

Penulis:
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved