Pasar Blok A Akan Dibangun Hotel Terintegrasi Stasiun Layang MRT

Tahun ini memang akan direvitalisasi dan dibangun hotel yang nyambung dengan stasiun MRT

Penulis: | Editor:
Kompas.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, KEBAYORANBARU - Keberadaan Pasar Blok A‎ Fatmawati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/5) sudah sangat memprihatinkan. Pasar yang diresmikan sejak tahun 1971 itu sudah tidak layak digunakan sebagai tempat transaksi jual beli.

Oleh sebab itu, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya akan segera merevitalisasi pasar yang memiliki luas lahan sekitar 4.093 meter persegi itu. Konsep modern yang di bagian atas terdapat sebuah hotel dan menyambung stasiun layang Mass Rapid Transit (MRT) akan segera dilaksanakan ‎pada pertengahan tahun 2015 mendatang.

"Tahun ini memang akan direvitalisasi dan dibangun hotel yang nyambung dengan stasiun MRT," kata Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubis saat dihubungi Warta Kota di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/5).

Menurut dia, saat ini ‎pihaknya sedang membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS) pedagang Pasar Blok A di lokasi Taman Sambas. Segala sosialisasi telah diberikan kepada pedagang terkait perencanaan revitalisasi pasar tersebut. Dalam waktu sebulan kedepan, para pedagang akan segera direlokasi ke TPS Pasar Blok A.

"Dalam sebulan atau dua bulan, pedagang akan direlokasi ke TPS Taman Sambas. Setelah itu, dilakukan pembongkaran pasar dan dibangun baru pasar modern," tuturnya.

Dia enggan menyebutkan berapa anggaran dalam pembangunan revitalisasi pasar itu. Namun, menurutnya, sejak tahun 2004 lalu masa hak pakai para pedagang telah habis. Hal ini sesuai dengan umur bangunan yang sudah 20 tahun.

"‎Kalau anggaran saya lupa, karena sedang tidak ada di kantor. Tapi, tahun 2015 ini pembangunannya," tuturnya.

Konsep Mix Used Development

Dihubungi secara terpisah, Kepala Humas PD Pasar Jaya mengatakan bahwa pembangunan Pasar Blok A memiliki konsep Mix Used Development. Dimana, lokasi itu bukan hanya menjadi pasar, melainkan beberapa fasilitas penunjang lainnya.

Seperti hotel yang terintegrasi dengan MRT. Hal ini dikarenakan kawasan Kebayoran Baru memang dikenal sebagai pusat niaga. "Progres pembangunan Pasar Blok A masih dalam tahap pembangunan TPS di Taman Sambas. Target kita memang akhir Mei ini, TPS sudah rampung dikerjakan," kata Agus.

Menurutnya kalau TPS di Taman Sambas rampung dikerjakan maka pedagang dapat segera dipindahkan. ‎Sehingga proses pembangunan tidak menganggu transaksi jual beli pedagang. "Untuk sementara masih itu," jelasnya.

Pantauan Warta ‎Kota dari luar pasar sudah terlihat kekumuhan. Pasalnya, atap-atap di lantai tiga gedung itu sudah mulai karatan karena tergerus air hujan dan panas matahari. Selain itu, cat biru dari pasar sudah mulai mengelotok. Aktifitas transaksi perdagangan disana juga masih ada. Namun, tidak seramai dahulu.

Untuk lantai 1 sendiri terlihat para pedagang sembako, dan pakaian. Sementara di lantai 2 terdapat penjual basah atau sayur mayur dan daging-daging. Pada siang hari, kebanyakan pedagang sayur sudah mulai habis barang dagangannya. Pasar itu tutup sekitar pukul 17.00 WIB.

Pro dan Kontra Takut Sewa Kios Naik

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved