Rabu, 8 April 2026

Jadi Tamtama, Jalur Singkat Masuk Polisi tapi Gajinya Kecil

Mereka yang takut ketatnya persaingan masuk polisi lewat jalur Akademi Kepolisian (Akpol) dan Bintara Polisi, lebih memilih jalur Tamtama Polri.

youtube.com
Tamtama Brimob di Cisarua. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Mereka yang takut ketatnya persaingan masuk polisi lewat jalur Akademi Kepolisian (Akpol) dan Bintara Polisi, lebih memilih jalur Tamtama Polri.

Persaingan di seleksi Tamtama tak terlalu ketat dan pendaftarnya tak banyak. Tapi bergaji jauh lebih kecil ketimbang lulusan Bintara maupun Akpol. Polisi berpangkat Tamtama hanya bergaji Rp 2,5 juta saat awal bertugas. Gaji paling kecil di Kepolisian.

Pendaftar Tamtama di wilayah Polda Metro Jaya tercatat hanya 1.098 orang. Jauh lebih sedikit ketimbang pendaftar Bintara Polri sebanyak 5.661 orang. Apalagi pendaftar Akpol yang di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok saja jumlahnya sudah 886 orang.

Ahmad Baidowi (18), pendaftar Tamtama Polri dari Bekasi, mengaku sengaja mengubah pilihannya beberapa saat sebelum melakukan pendaftaran online calon polisi, pertengahan April 2014 lalu.

"Tadinya saya mau daftar Bintara Polri. Tapi sudah terlalu banyak yang daftar. Makanya saya pilih daftar Tamtama saja," ucap Ahmad kepada Wartakotalive.com saat menunggu giliran verifikasi tinggi badan di Polda Metro Jaya, Selasa (5/5).

Menurut Baidowi, dia merasa lebih masuk akal bersaing di seleksi Tamtama. Dia mengaku tak terlalu pintar, makanya tak yakin bisa lolos tes Akademik apabila ikut tes Bintara apalagi Akpol.

"Kalau seleksi Tamtama tak pakai tes Akademik soalnya," ucap Baidowi. Seleksi Tamtama yang hanya ada tes Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) 1, tes Psikologi, Rikkes 2, dan Tes Jasmani.

Makanya Baidowi mengaku hanya mempersiapkan kekuatan fisik saja untuk seleksi tamtama. Dia sudah mempersiapkan segalanya. Terutama kemampuan pull outnya yang masih kurang.

"Saya baru mampu pull out sebanyak tujuh kali dalam semenit. Padahal idealnya untuk tes polisi, paling tidak bisa pull out sebanyak 12 kali dalam semenit. Itu yang masih saya latih terus," ucap Baidowi.

Sementara itu, Prabowo Budi (18), pendaftar Tamtama dari Kota Depok, juga mengaku mengganti pilihannya di menit-menit akhir pendaftaran online polisi.

"Tadinya mau daftar Bintara. Tapi saya tak percaya diri. Makanya pilih Tamtama saja, tak terlalu ketat persaingannya," ucap Prabowo.

Saat ditanya soal gaji Tamtama yang kecil, Prabowo tak peduli soal itu. Dia mengaku yang penting bisa jadi polisi itu. Nanti apabila lolos seleksi dan benar-benar jadi polisi, Prabowo mengaku akan berusaha mengambil pendidikan lain untuk menaikkan gajinya. "Gampanglah itu. Yang penting jadi polisi dulu," ucap Prabowo.(ote)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved