Liga Indonesia
RD Senang Ditawari Tanding Lawan Pusamania Borneo
Positifnya, jika kompetisi kembali berjalan, maka fisik, mental, dan atomosfer pertandingan pemain tetap terjaga, kata RD.
WARTA KOTA, PALMERAH - Pelatih utama Persija Jakarta Rahmad Darmawan tertarik menerima
tawaran uji coba dari Pusamania Borneo FC. Namun, realisasi pertandingan harus mengikuti kepastian kelanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2015.
Meski keberlangsungan kompetisi LSI masih gelap, namun pria 48 tahun yang akrab disapa RD, berharap program latihan tim terus berjalan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi jika ternyata kompetisi kembali diputar.
"Saya justru sangat senang ada tawaran uji coba. Bahkan, saya sempat ajukan rencana mulai latihan sejak pertengahan pekan lalu. Positifnya, jika kompetisi kembali berjalan, maka fisik, mental, dan atomosfer pertandingan pemain tetap terjaga," kata RD.
Keberlangsungan kontestan LSI akan diputuskan setelah pertemuan antara Menpora, PT Liga Indonesia, dan PSSI, Senin (4/5). Pertemuan ini bakal menjadi jawabab apakah klub-klub kontestan LSI tetap mempertahankan skuadnya atau justru dibubarkan.
Seperti diketahui, PSSI pada Sabtu (2/5), menyatakana kompetisi LSI 2015 ditiadakan. Itu setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi tetap bersikeras menjalankan kompetisi tanpa melibatkan PSSI.
Sebelumnya, Menpora juga telah mengelurkan surat pembekuan kepada PSSI yang dianggap tidak mengindahkan teguran sebanyak tiga kali yang dikeluarkan. Itu setelah tetap menjalankan kompetisi yang melibatkan dua tim Jawa Timur, Persebaya Surabaya dan Arema Cronus.
Kedua tim ini sempat dilarang ikut kompetisi LSI 2015 karena dinyatakan masih memiliki persoalan legalitas klub hasil verifikasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
Sementara Persija, yang dinyatakan lolos verifikasi BOPI, belakangan justru terbongkar belum menyelesaikan empat bulan gaji pemainnya. Pekan lalu, manajemen hanya membayarkan 30 persen dari sebulan gaji pemain.
"Saya berharap semua pihak yang terlibat baik Menpora dan PSSI bisa menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Meski ada persoalan, tapi kompetisi harus tetap diputar agar tidak mengorbankan kami (pelatih) dan pemain," ujarnya. (JUN MAHARES)