Breaking News:

Hari Buruh

Bak Meteor Jatuh, Superman GBK Loncat dari Atap VVIP

Insiden "Superman GBK"‎, Sebastian Manuputi, yang terjun dari atap sisi barat Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat, seperti sebuah meteor.

Penulis: | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Bintang Pradewo
Insiden Superman GBK ?, Sebastian, lelaki yang terjun dari atap sisi barat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2015) seperti sebuah meteor. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Insiden "Superman GBK"‎, Sebastian, lelaki yang terjun dari atap sisi barat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2015) seperti sebuah meteor. Kobaran api yang jatuh dari atap SUGBK melaju kencang dan terjatuh tepat di belakang panggung.

Saat itu, musisi Ahmad Dhani dan Band Triad yang mengisi acara Mayday sedang bernyanyi lagu penutup pada pukul 16.50 WIB. Posisi terangnya api dari Sebastian yang sudah terbakar berada dekat ruang VVIP Barat.

Menurut salah seorang petugas SUGBK yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa motifnya adalah sabotase. Dimana dari pihak dari buruh tidak ada yang mengakui kalau korban merupakan salah satu dari anggota mereka.

"Kalau bunuh diri kan bisa dimana saja. Kayanya ini sabotase," kata pria yang sudah 24 tahun bekerja di SUGBK kepada Warta Kota di sisi barat atau pintu merah SUGBK, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2015).

Menurutnya pelaku tidak mungkin terbakar dari aliran listrik dari lampu stadion. Pasalnya, saat itu, kondisi lampu sedang mati.

Tak hanya itu, untuk masuk ke ruang akses terlarang jarang diketahui oleh pengunjung. Karena ruang akses terlarang itu hanya digunakan untuk memperbaiki lampu-lampu saja.

"‎Tempat pelaku terjun itu di atap dekat VVIP Barat. Dia menjebol pintu akses terlarang. Tempat akses terlarang biasa tergembok dan orang awam ngga ada yang mengetahuinya," tuturnya.

Dia sempat menunjukkan video amatir yang sempat mengabadikan moment loncatnya pelaku dari ketinggian sekitar 48 meter atau dari atap Stadion.

Pelaku pun langsung tewas seketika karena mengenai aspal. Bahkan, kepala dari pelaku pun pecah sampai otaknya berceceran.

"Langsung tewas seketika pelakunya. Setelah membakar diri korban langsung loncat," tuturnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved