Breaking News:

Manusia Tewas Terbakar Saat May Day

Superman GBK Gagal Mendarat Saat Ahmad Dhani Menyanyi

Pria yang terbang dan terbakar itu gagal mendarat di panggung empuk

Kompas.com
Ahmad Dhani. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Pria yang terjun dari atap Stadion Gelora Bung Karno (GBK), harus melayang sejauh delapan meter apabila hendak mendarat tepat di atas panggung yang empuk karena terbuat dari terpal. ‎

Namun, dia gagal menempuh jarak itu, makanya tewas membentur tiang penyangga panggung.

Lelaki yang belum diketahui identitasnya ini terjun dari atap stadion sekitar pukul 17.30, Jumat (1/5/2015).

Saat itu, stadion ramai karena ada konser peringatan hari buruh Internasional.

Bahkan, kala itu, Ahmad Dhani sedang bernyanyi di panggung. 

Lelaki yang diperkirakan berusia 17 tahun itu melilit dirinya dengan kain hitam, lalu membakar dirinya di atap, baru kemudian terjun mengarah ke atap panggung.

Dia pun melayang jatuh seperti tupai terbang dengan kobaran api di tubuhnya, tapi dia gagal mendarat di atap panggung tempat Ahmad Dhani bernyanyi.

Dia jatuh membentur besi-besi penyangga atap panggung. Lelaki ini pun tewas seketika.

Untuk mencapai atap panggung, berdasarkan perhitungan tim identifikasi, korban terjun sejauh 48 meter, dan setidaknya harus melayang sejauh delapan meter agar bisa mendarat mulus di atap panggung yang terbuat dari terpal.

Tapi rupanya dia tak melayang sejauh delapan meter. Makanya menabrak besi-besi penyangga atap panggung. 

Kini korban sudah berada di RS Polri Kramat Djati. Tapi identitasnya belum diketahui. 

Kapolsek Metro Tanahabang, Ajun Komisaris Besar Harry Sulistiadi, mengatakan, dari lokasi tempat korban terjun, polisi menemukan sebuah headset, tas, dan dua botol berisi cairan. 

"Tapi kita belum tahu apakah cairan itu bensin atau bukan," ucap Harry.

Namun, beberapa saksi mata menyebut, mereka melihat bahwa korban memang membakar dirinya di atap GBK sebelum terjun bebas seperti Superman. Sementara itu, ‎tim identifikasi Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, sempat kesulitan mengambil sidik jari korban. Sebab jaring-jarinya hangus terbakar. "Sulit tadi saya ambil sidik jarinya. Rusak itu karena terbakar," ucap anggota tim identifikasi Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat kepada Wartakotalive.com, Jumat (1/5/2015) petang.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved