Hari Buruh

Bekasi Kerahkan 50.000 Buruh ke Jakarta

Sebanyak 50.000 buruh di Bekasi akan menggeruduk Jakarta dalam peringatan Hari Buruh Internasional pada Jumat (1/5/2015)

Bekasi Kerahkan 50.000 Buruh ke Jakarta
Warta Kota/adhy kelana
ILUSTRASI - Ribuan buruh berdemo dan melakukan longmarch dari Bundaran HI menuju Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Kamis (2/10). Mereka meminta agar pemerintah dan DPRD yang baru bisa menaikkan UMP 30 persen pada 2015. 

WARTA KOTA, BEKASI - Guna memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pada Jumat (1/5/2015) besok, sebanyak 50.000 buruh di Bekasi akan menggeruduk Jakarta.

Mereka bergerak menuju Jakarta dengan 1.000 bus dan akan menyampaikan beberapa tuntutannya ke sejumlah kantor pusat pemerintahan.

Pengurus Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) cabang Bekasi, Budi mengatakan, dalam aksi kali ini akan disampaikan beberapa tuntutan, misalnya menambah Komponen Hidup Layak (KHL) menjadi 84 item, menagih janji presiden untuk menaikan upah selama 3 tahun sekali, mengganti sistim INACbgs yang dianggap merugikan masyarakat.

"Kami juga minta agar pemerintah menurunkan harga bahan-bahan pokok serta meminta perlindungan kekerasan pada buruh," kata Budi saat dihubungi pada Rabu (29/4/2015).

Dia mengatakan, para buruh akan berangkat menuju Jakarta dari pukul 06.30. Apabila tak ada hambatan di jalan, diperkirakan tiba di Jakarta pada pukul 07.30.

Kapolresta Bekasi Kabupaten, AKBP Rickynaldo Chairul mengatakan, pihaknya akan menurunkan lima Satuan Setingkat Kompi (SSK) dengan jumlah 2.198 personel.

Mereka akan ditempatkan di 67 titik pengamanan di 14 wilayah kawasan industri yang berada di 9 kecamatan Kabupaten Bekasi.

Dalam hal ini, Ricky mengklaim persiapan pengamanan yang dilakukan sudah matang. Untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan pada May Day nanti. "Sudah kami siapkan semua, personil akan ditempatkan di 67 titik rawan," katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Kabupaten Bekasi Kompol Andi Baso Rahman mengatakan, pihaknya akan melakukan buka tutup arus lalu lintas secara fluktuatif. Penjagaan akan di titik beratkan pada pintu-pintu tol. "Di sana akses utama para buruh menuju Jakarta," singkatnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved