Breaking News:

Perjudian

Polisi Tangkap Ahok Karena Ketahuan Punya Bisnis Judi

Seorang pria berinisial GKH alias Ahok (42), diringkus polisi karena jadi bandar judi bola online sekaligus agen judi togel Singapura.

Warta Kota/budi sam law malau
Ilustrasi : Tiga pelaku agen judi bola online (tiga dari kanan) saat dihadirkan di Mapolda Metro Jaya bersama tersangka kasus pemalsuan kupon berhadiah, Selasa (15/4/2014). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Seorang pria berinisial GKH alias Ahok (42), diringkus polisi karena jadi bandar judi bola online sekaligus agen judi togel Singapura. Omzet usahanya itu mencapai Rp 500 juta per bulan.

Aparat Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, meringkus Ahok di rumahnya yang sekaligus dijadikan tempat operasional judi di Jalan Agung Barat 7, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakut pada Selasa (28/4/2015).

Di rumahnya, polisi menyita 2 buah handphone, 2 buku rekapan judi, 2 buku tabungan BCA, 2 buah token key BCA dan uang tunai Rp 37 juta.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Didik Sugiarto, mengatakan, tersangka Ahok sudah tergolong bandar. Tapi masih di level 2. Artinya masih ada lagi bandar besar dia atasnya.

Cara kerjanya, Ahok memiliki sejumlah pemain judi langganan baik untuk togel maupun judi bola.

Setiap hari tersangka menerima taruhan dari para pemain judi itu. Selanjutnya Ahok mengirimkan taruhan para pemainnya ke level bandar yang ada di atasnya.

"Dia sudah sekitar satu tahun ini menjalani bisnis judi ini," kata Didik Sugiarto kepada wartawan, Rabu (29/4/2015).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved