Breaking News:

Eksekusi Hukuman Mati

Penggali Kubur Siapkan Satu Lubang di Dekat Nusakambangan

Satu pemakaman di Cilacap telah disiapkan jaksa eksekutor sebagai penanggungjawab eksekusi untuk satu dari 9 orang terpidana mati

Editor: Suprapto
tribunjateng/abdul arief
BAWA PULANG- Adik bungsu terpidana mati Zainal Abidin, Iwan Setiawan membawa pulang barang-barang milik Zainal, Selasa 28 April 2015. 

WARTA KOTA, NUSAKAMBANGAN— Satu pemakaman telah disiapkan jaksa eksekutor sebagai penanggungjawab eksekusi untuk satu dari 9 orang terpidana mati di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Suci, Cilacap, Jawa Tengah.

‎Pemakaman tersebut berada di dekat Pantai Segera Anakan dan berbatasan denga laut. Saat Wartakotalive.com meninjau lokasi, pada Selasa siang, (28/4/2015), tampak kuburan tersebut telah siap. Liang berukuran 1X2 meter persegi yang dalamnya kurang lebih satu meter tersebut terhampar dengan gundukan tanah di atasnya.

‎Salah seorang petugas kebersihan pemakaman, Mardiono mengaku kuburan digali setelah beberapa orang mengenakan pakaian kejaksaan datang ke TPU pada Senin kemarin dan menanyakan area kosong untuk dibuat pemakaman.

Setelah ditemukan, jaksa tersebut kembali datang pada Selasa pagi, bersama sejumlah pekerja gali kubur.‎ Kuburan akhirnya selesai dikerjakan selam kurang lebih tiga jam.

"Tidak lama mengerjakannya, langsung selesai dan dipantau petugas kejaksaan," katanya.

Mardiono mengaku tidak tahu untuk siapa kuburan tersebut disipkan. Ketika datang petugas Jaksa hanya mengatakan jenazah akan datang ke TPU, pada Rabu dini hari atau Subuh.

"Saya hanya tahu kuburan ini untuk jenazah dari Nusakambangan, hanya saja saya tidak tahu nama persisnya,"‎ katanya.

Berdasarkan informasi, kuburan tersebut disiapkan untuk terpidana mati Zainal Abidin. Apabila dilihat dari daftar terpidana mati jilid dua, hanya dua orang yang memeluk agama Islam, yakni Martin Anderson dan Zainal Abidin‎. Martin sendiri dalam pesanya meminta dikuburkan di daerah Bekasi, Jawa Barat.

Dibuatkannya kuburan untuk Zainal Abidin tidak jauh dari Nusakambangan diperkuat oleh pernyataan kuasa hukumnya, Ade Yuliawan. Menurutnya, Zainal akan dikuburkan di Cilacap.

"Sebenarnya keinginan keluarga dikuburkan di Palembang, hanya saja jaraknya jauh, jadi tidak memungkinkan. Selain itu dalam ajaran agama Islam juga jenazah mesti segera dimakamkan jadi diputuskan di kubur di Cilacap saja," ujarnya. (Taufik Ismail)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved