Breaking News:

Sepasang Kekasih Curi Motor di Kelapa Gading Buat Modal Kawin

Nani dibekuk lantaran mencuri sepeda motor Honda Vario B3947UEN bersama kekasihnya berinisial K (28), yang berhasil kabur dari kejaran kepolisian.

Editor: Gede Moenanto
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, KELAPA GADING -- Nani Suryani (27) dibekuk jajaran Tim Resmob Polsek Kelapa Gading, di lokasi Panti Pijat Tradisional, tepatnya di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa (28/04), dinihari.

Nani dibekuk lantaran mencuri sepeda motor Honda Vario B3947UEN bersama kekasihnya berinisial K (28), yang berhasil kabur dari kejaran kepolisian.

"K masih dalam pengejaran kami. Sebab, K berhasil membawa motor milik pemilik di panti pijat tradisional tersebut yang bernama Unaisih (28)," ucap Kapolsek Kelapa Gading Kompol Sutriyono saat dikonfirmasi.

Menurut pengakuan Nani kepada petugas, Nani membantu pacarnya mencuri motor. Aksi tersebut. Selain itu, diketahui Nani yang bekerja di panti pijat tradisional tersebut, sudah merencanakan aksi pencurian motornya bersama kekasihnya.

"Aksi pencurian sepeda motor tersebut terjadi, sekitar pukul 03.00 WIB. Nani ternyata sudah berkomplot dengan sang pacar untuk mencuri sepeda motor di lokasi," terangnya.

Bermula, K menyambangi dengan cara mengendap-ngendap ke rumah panti pijat tersebut. Nani, yang tinggal di lokasi panti pijat itu, justru memberikan jalan dengan cara membuka pintu pagar rumah tersebut.

"Kondisi suasana sepi. Nani membantu K dengan membukakan pintu pagar rumah. Pemilik rumah diketahui saat itu sedang tertidur pulas. Kekasihnya kemudian masuk ke lokasi dan langsung mengambil motor tersebut.

K mendorong motor yang dalam kondisi tidak terkunci stang, dan terparkir di dalam rumah. Saat itu juga, Nani mengendarai sepeda motor K, sedangkan K membawa motor korban.

"Usai membawa kabur motor itu, tak lama Nani kembali ke lokasi panti pijat itu. Bahkan, seolah-olah tidak tahu akan adanya aksi pencurian tersebut," ujar Sutriyono.

Paginya, pemilik kendaraan yang saat itu mengetahui kendaraannya dicuri, langsung melaporkan ke Polse Kelapa Gading. Anggota Polsek Kelapa Gading yang mendapat laporan kemudian melakukan penyelidikan.

"Pihak kami memeriksa kondisi pintu pagar. Lantaran tak ada kerusakaan paksa oleh pelaku, kami mencurigai ada orang dalam yang membantu pelaku pencuri motor tersebut," katanya.

Diketahui, pemilik sempat terbangun dari tidurnya, dan melihat kekasih Nani ada di depan pagar. "Cuman si pemilik ini pun baru sadar kalau motornya saat itu dicuri. Makanya kami mencurigai pegawai pijat itu yakni Nani," ungkapnya.

Saat dilakukan pemeriksaan mendalam, Nani pun mengakui kesalahannya di hadapan petugas. Ia mengaku menyesali akan perbuatannya.

Tak hanya itu, alasan Nani bersama K mencuri motor pemilik panti pijat, lantaran tak mempunyai modal untuk menikah. "Ia (Nani), yang mengatur dari dalam, pacarnya tinggal membawa motor itu saja. Kami masih dalami kemungkinan mereka ini sindikat curanmor," terangnya.

Sutriyono pun kembali menjelaskan, "Nani mengaku diajak K untuk mencuri sepeda motor. Sebab, K berjanji akan menikahinya dari hasil penjualan motor curian tersebut," katanya.

Impian warga Kayu Tinggi, Cakung, Jakarta Utara, untuk menikah dengan K pun kandas. Nani yang diketahui sudah bekerja selama enam bulan di panti pijat tersebut, kini harus mendekam dibalik jeruji besi. (Panji Baskhara Ramadhan)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved