Izin Mendirikan Bangunan

Disomasi Warga, Pengembang Apartemen Cinere Terrace Mangkir

Somasi yang dilayangkan warga Kompleks TNI AL Depok kepada PT Megapolitan Developments idak dipenuhi pihak pengembang, Selasa (28/4/2015).

Disomasi Warga, Pengembang Apartemen Cinere Terrace Mangkir
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Rencana pertemuan antara warga dengan pihak PT Megapolitan Developments di Gedung Graha Jala Bhakti, di Jalan Jati Raya Barat, Pangkalan Jati, Selasa (28/4/2015) terkait somasi warga akhirnya berubah menjadi pertemuan warga. Sebab pihak PT Megapolitan Developments tidak hadir dan memenuhi somasi warga. 

WARTA KOTA, DEPOK - Somasi yang dilayangkan warga Kompleks TNI AL, Kelurahan Pangkalan Jati, Cinere, Kota Depok kepada PT Megapolitan Developments, selaku pengembang proyek pembangunan kawasan Centro Cinere atau Central Business District di Cinere, tidak dipenuhi pihak pengembang, Selasa (28/4/2015).

Karenanya, pertemuan atau audiensi antara warga dengan pengembang, yang rencananya dilakukan di Gedung Graha Jala Bhakti, di Jalan Jati Raya Barat, Pangkalan Jati, tidak terjadi.

Yosef Nur Fajar, selaku kuasa hukum warga menuturkan surat somasi telah dilayangkan warga ke pihak PT Megapolitan Developments pada Sabtu (25/4/2015).

Yosef Nur Fajar memastikan bahwa surat somasi itu sudah diterima manajemen pihak PT Megapolitan Developments.

Somasi tersebut, kata Yosef Nur Fajar, dilakukan warga, terkait tidak adanya izin pembangunan Apartemen Cinere Terrace Suites yang merupakan bagian dari Centro Cinere, serta hendak mempertanyakan langkah pengembang atas dampak dan kerugian yang dirasakan warga akibat dari proyek pembangunan yang dilakukannya.

"Selama ini sudah banyak kerugian yang dirasakan warga komplek, atas proyek pembangunan yang dilakukan pengembang. Mulai dari bangunan rumah yang rusak, ketersediaan air tanah warga yang kering sampai jalan di wilayah pemukiman warga yang hancur," kata Yosef Nur Fajar di Cinere, Depok, Selasa (28/4/2015).

Karena hal itulah, kata Yosef Nur Fajar, warga melayangkan surat somasi pertama ke pihak PT Megapolitan Developments, Sabtu lalu.

Selain itu, kata Yosef Nur Fajar, warga menilai pihak pengembang melakukan pelanggaran dengan tidak mengindahkan penyegelan proyek Apartemen Cinere Terrace Suites oleh Satpol PP Depok, Oktober 2014 lalu karena tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Buktinya, kata Yosef Nur Fajar, pengembang terus melanjutkan pengerjaan proyek apartemen sampai kini.

"Padahal jelas-jelas proyek apartemen itu belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan masih disegel Satpol PP Kota Depok," kata Yosef Nur Fajar.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved