Ruang Kerja Digeledah, Lulung Ngaku Sedang Acara Partai di Sulawesi

Pria yang akrab disapa Haji Lulung tersebut mengaku, saat penggeledahan dirinya sedang mengikuti acara partai di Sulawesi.

Warta Kota/Ferdinand Waskita
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung dan Mohamad Taufik di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (19/11/2014). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana mengaku, dirinya tidak mengetahui penyidik Bareskrim Polri menggeledah ruang kerjanya.

Pria yang akrab disapa Haji Lulung tersebut mengaku, saat penggeledahan dirinya sedang mengikuti acara partai di Sulawesi.

"Nggak tahu saya (ruang kerja digeledah). Biarin saja di ruangan saya nggak ada apa-apa kok," kata Lulung melalui sambungan telepon, Senin (27/4/2015).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut mengatakan, sebelum penggeledahan seharunya penyidik terlebih dahulu memberitahukan dirinya.

"Harusnya saya dikasih tahu dulu dong," ucapnya.

Meskipun ruang kerjanya digeledah, tetapi dirinya mengaku tidak khawatir karena di ruangannya tidak ada apa-apa.

"Yakinlah nggak ada apa-apa di ruangan saya. Saya jamin. Asal jangan nama saya dikriminalisasi," ucapnya.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Pol melakukan penggeledahan terhadap ruangan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana.

Digeledahnya ruangan pria yang akrab disapa Haji Lulung tersebut terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) tahun 2014.

Informasinya Bareskrim melakukan penggeledahan di ruang kerja Haji Lulung mulai pukul 14.00 WIB.

Saat ini sejumlah wartawan banyak berkumpul di depan ruangan Haji Lulung. Tidak seorang pun diperbolehkan masuk ke ruang Haji Lulung.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto membenarkan penggeledahan tersebut terkait perkara dugaan korupsi pengadaan UPS di beberapa sekolah di Jakarta.

"Memang tadi ada penggeledahan terkait UPS di ‎beberapa ruangan dan kantor DPRD DKI. Sampai sekarang masih berlangsung," kata Agus di Mabes Polri.

Saat ditanya soal apakah ruangan yang dimaksud, ruang kerja ‎dua anggota DPRD yang hari ini mangkir dipanggil bareskrim sebagai saksi yaitu Haji Lulung dan Fahmi Zulfikar, Agus mengaku tidak tahu.

"Adalah beberapa ruangan disana (di DPRD) yang digeledah," katanya.

Penulis: z--
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved