Breaking News:

Impian Masuk SMP 'Si Jago Berenang' Pun Kandas

Maulana Abdulatif (12) bocah laki-laki yang tersedot ke dalam sirkulasi kolam renang GOR Grogol Petamburan, Jakarta Barat, rupanya jago berenang.

Andika Panduwinata
Sirkulasi kolam renang GOR Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Minggu (26/4/2015) siang. 

WARTA KOTA, CENGKARENG -- Maulana Abdulatif (12) bocah laki-laki yang tersedot ke dalam sirkulasi kolam renang GOR Grogol Petamburan, Jakarta Barat, rupanya jago berenang.

Menurut paman korban yakni Heru, anak berusia 12 tahun ini memang hobi renang.

"Dia (korban) jago berenang kok, memang sedotan sirkulasi yang sangat kuat, makanya dia tersedot," ujar Heru saat berbincang santai dengan Warta Kota di kediaman korban RT 07 / RW 12 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin (27/4/2015) petang.

Heru mengungkapkan bahwa keponakan itu dapat berenang hingga kedalaman 2 meter lebih. Teman - teman sebaya korban juga mahir berenang.

"Waktu hari Minggu mereka memang mau liburan, dia bersama kesembilan temannya itu berangkat berenang ke GOR Grogol dari rumah," ucapnya.

Dia menuturkan pihak keluarga sangat sedih dengan peristiwa ini. Pasalnya korban saat ini masih duduk di kelas 6 SD dan bentar lagi Ujian Nasional.

"Padahal dalam waktu dekat ini korban mau masuk SMP," pungkasnya.

seperti diberitakan sebelumnya, kejadian Maulana Abdulatif (12) bocah laki - laki yang tersedot ke dalam sirkulasi kolam renang GOR Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Sebelum mengeluarkan korban dari dalam sirkulasi, keluarga dan pengelola kolam renang melakukan ritual terlebih dulu.

"Kami sampai menebar kembang tujuh rupa ke kolam itu, agar korban segera muncul ke permukaan," ucap Heru.

Petugas Damkar Jakarta Barat pun membantu untuk mengevakuasi korban.

Ibu korban, Sudarmi pun rela agar petugas menembakan semprotan air berdaya ledak tinggi ke dalam sirkulasi yang terdapat korban di dalamnya.

"Petugas pemadam minta ijin dulu ke ibu korban untuk menembakan air, soalnya petugas juga takut kalau jasad korban dapat hancur apabila dilakukan seperti itu," ungkap Budi.

Anak berusia 12 tahun ini akhirnya berhasil dievakuasi pada Senin (27/4/2015) sekitar pukul 07.30 WIB. Korban masuk ke dalam sirkulasi pada Minggu (26/4/2015) siang. (Andika Panduwinata)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved