Ahok Segera Panggil Pengelola Apartemen Kali Bata City
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama segera memanggil pengelola Apartemen Kalibata City terkait praktik prostitusi yang dikeluhkan warga.
Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, PALMERAH-Polisi melakukan penggerebekan di Apartemen Kalibata City dua hari lalu. Beberapa perempuan pun terjaring karena melakukan aksi prostitusi.
Maraknya prostitusi di apartemen pun, membuat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengambil tindakan. Ia akan memanggil pengelola apartemen tersebut.
"Kita lagi periksa. Yang pasti sebetulnya RT dan RW-nya harus aktif laporin. Tapi kalau kita menduga-duga orang prostitusi, juga susah," kata Ahok, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2015).
Karena itu, mantan Bupati Belitung Timur itu pun berterimakasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu mengungkapkan praktik prostitusi yang menjual diri melalui media sosial.
"Kalo soal di lapangan, misal kamu curiga tetangga kamu prostitusi kamu bisa nangkep gak? Itu ya satu persoalan. Tapi kita harap RT RW dan kita akan panggil pengelola Kali Bata City. Harusnya pengelola bisa batasin kan orang seperti apa. Kita antisipasi ke depan kita nggak mau lagi ada rusunami (Rumah Susun Sederhana Milik), semua rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa)," katanya.
Namun, Ahok sendiri mengaku kesulitan untuk menertibkan Rusunami. Pasalnya, memang tidak ada larangan untuk disewakan. Sehingga, pendataan penghuninya kerap sulit dilakukan.
"Kalau rusunami kita susah, makanya kita ingin ada per RT. Kita juga gak bisa ngelarang orang gak boleh nyewain, susah kan. Harusnya kan semua penghuni terdaftar, siapa mereka gitu. Kalo rusunawa kami sudah bisa sekarang. Jadi KTP-nya pun mesti sama," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150425-prostitusi-di-apartemen-kalibata-city_20150425_193239.jpg)