Rabu, 15 April 2026

Tiap Tahun Universitas Mercu Buana Cetak 100 Wirausaha Baru

Melalui Unit Pusat Kewirausahaan (UPK), Universitas Mercu Buana (UMB), menargetkan setiap tahun akan mencetak 100 wirausaha baru.

Penulis: Ign Agung Nugroho |
Rektor Universitas Mercu Buana Dr Arissetyanto Nugroho 

WARTA KOTA, MERUYA-Melalui Unit Pusat Kewirausahaan (UPK), Universitas Mercu Buana (UMB), menargetkan setiap tahun akan mencetak 100 wirausaha baru.

Saat ini, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, dari total penduduk Indonesia porsi wirausaha baru mencapai angka 1,65 persen dari sekitar 270 juta jiwa.

"Tapi angka tersebut masih kurang dari target pemerintah yang ingin mencapai porsi wirausaha sebanyak 2 persen dari seluruh penduduk di Indonesia," kata Rektor UMB Dr. Arissetyanto Nugroho MM saat di Kampus UMB, Meruya, Jakarta Barat baru-baru ini.

Lebih lanjut, Arissetyanto menjelaskan, di level Asean, jumlah pengusaha di Indonesia masih terbilang sedikit, dibandingkan dengan pengusaha di Singapura yang sudah mencapai 7 persen dari jumlah penduduknya.
Sementara, Malaysia mencapai 5 persen, dan Thailand 3 persen.

"Sedangkan di Indonesia jumlah pengusaha mencapai 1,65 persen dari seluruh penduduknya. Maka, untuk menjawab tantangan itu UMB melalui Unit Pusat Kewirausahaan selalu berupaya agar jumlah wirausaha muda dari UMB terus bertambah," katanya.

Saat ini program-program kewirausahaan yang dilakukan di UMB dimulai dengan perkuliahan Kewirausahaan 1, Kewirausahaan 2, serta Kewirausahaan 3.

"Di sini kami harapkan, mahasiswa pada tahap Kewirausahaan 3 sudah benar-benar sudah mulai usaha," katanya.
Saat ini untuk merealisasikan target tersebut, UMB merintis kerjasama dengan komunitas Berani Jadi Milyarder yang didalamnya berisi kuliah umum atau seminar-seminar yang memotivasi mahasiswa agar keinginan untuk berwirausaha bisa tumbuh.

Selain itu, akan ada workshop-workshop yang berkesinambungan, pendampingan untuk memulai dan menjalankan usahanya serta mendapatkan pemodalan dari program pemerintah, swasta maupun dari sektor perbankan.

"Dengan adanya semacam ini diharapkan dapat menjadi sumber isnpirasi, pembelajaran, dan perspektif baru bagi mahasiswa, yang akhirnya mereka bisa memahami fakta bahwa membangun bisnis menjadi pilihan yang tepat," kata Arissetyanto.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved